Notification

×

Iklan

Iklan

PEVS 2026 Resmi Dibuka, 38 Merek Ramaikan Pameran Kendaraan Listrik

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:23 WIB Last Updated 2026-10-29T12:23:30Z
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudi, bersama Ketua Umum Periklindo Moeldoko (2 kanan), dan Presiden Direktur Dyandra, Daswar Marpaung (Paling kiri ). 

Jakarta, Internationalmedia.id.- Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, resmi membuka Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (29/10). 

Berlangsung hingga 1 November 2026, pameran ini menghadirkan 15 merek mobil dan motor listrik serta lebih dari 38 merek dari industri kendaraan listrik dan sektor pendukungnya, sekaligus menjadi ajang untuk mendorong pengembangan ekosistem mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.


Mengusung tema “The Future of Clean and Efficient Mobility”, PEVS tahun kelima ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga wadah kolaborasi antara produsen, regulator, dan akademisi untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik serta mendorong pengembangan mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.

Pameran yang menempati Hall B3 dan C3 tersebut diikuti sejumlah merek mobil listrik, antara lain BAIC, BYD, Chery, Denza, DFSK, MAB, MG, Polytron, dan Wuling. Sementara itu, merek motor listrik yang berpartisipasi meliputi Alva, AHM, Indomobil E-Motor, Polytron, Selis, dan United.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengapresiasi penyelenggaraan PEVS 2026 sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi energi dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

“Kami mendukung penuh pelaksanaan PEVS 2026 sebagai bagian dari upaya bersama mendukung transisi energi dan percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Rachmat.

Ia berharap Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik dunia melalui pembangunan ekosistem yang matang, sehingga masyarakat dapat menggunakan kendaraan listrik roda dua maupun roda empat secara aman dan nyaman.

Ketua Umum Periklindo Moeldoko juga mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik berpotensi mengurangi beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus menekan polusi udara.

“Kita (Indonesia) tidak boleh menonton saja, kita harus menjadi pemain utama dalam menyikapi perkembangan EV di Indonesia,” tegas Moeldoko.

Populasi Kendaraan Listrik Terus Meningkat

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung mengungkapkan, populasi kendaraan listrik di Indonesia mencapai 541.000 unit per Agustus 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan 243.000 unit pada 2024 dan 406.000 unit pada 2025.

Menurut Daswar, dinamika pasar energi global dan kenaikan harga BBM konvensional turut mendorong perubahan perilaku konsumen menuju kendaraan listrik. Efisiensi biaya operasional kini menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih kendaraan.

Untuk mendorong transaksi, penyelenggara menawarkan program dengan nilai manfaat hingga Rp 200 juta bagi konsumen yang membeli kendaraan selama pameran, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Pengunjung juga dapat mencoba kendaraan melalui fasilitas test drive dan test ride di area dalam ruangan yang terpusat di Hall C3.

Hadirkan Teknologi Mobilitas Udara dan Laut
PEVS 2026 turut memperluas cakupan pameran melalui program Mobility Zone, yang menghadirkan teknologi transportasi darat, udara, dan laut.

Pada sektor Land Mobility, pengunjung dapat melihat berbagai solusi transportasi, mulai dari bus listrik, kendaraan logistik dan komersial, sepeda motor listrik, hingga infrastruktur pengisian daya.

Sektor Air Mobility menampilkan teknologi drone kargo dan electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL), dengan partisipasi Frogs Indonesia, Nirawak.id, dan TAU.

Sementara itu, sektor Marine Mobility menyoroti penerapan teknologi kendaraan listrik di bidang maritim, termasuk transportasi kargo dan pariwisata, infrastruktur pelabuhan, serta pengembangan investasi maritim berkelanjutan. Sektor ini menghadirkan IKAME Water Gear dan J7Seven.

Melalui beragam inovasi tersebut, PEVS 2026 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi industri, memperluas pemanfaatan kendaraan listrik, serta mendorong Indonesia mengambil peran lebih besar dalam perkembangan industri mobilitas bersih dan efisien. (rbs)

×
Berita Terbaru Update