Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Bandung Gelar Lomba Toilet Bersih di Sekolah Negeri

Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:13 WIB Last Updated 2026-10-27T09:13:55Z
Foto:Ilustrasi

Bandung.Internationalmedia.id.- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pendidikan menggelar Lomba Toilet Bersih bagi sekolah negeri jenjang SD dan SMP tahun 2026. 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya kebersihan, kesehatan, serta kelayakan fasilitas sanitasi di lingkungan pendidikan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, lomba tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah.

Menurut Farhan, kondisi toilet dapat mencerminkan budaya hidup bersih dan karakter warga sekolah. Karena itu, toilet tidak hanya harus bersih, tetapi juga aman, nyaman, ramah anak, dan inklusif.

“Toilet sekolah sebagai cerminan utama budaya mutu dan karakter sebuah sekolah. Hal tersebut bisa memperlihatkan cara warga sekolah menghargai kebersihan lingkungan, terutama toilet,” kata Farhan, Senin (26/10/2026).

Ia mengungkapkan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sejumlah toilet sekolah masih perlu mendapat perhatian. Beberapa fasilitas dinilai belum optimal, termasuk dalam memenuhi aspek ramah anak dan inklusivitas.

Melalui lomba ini, Pemkot Bandung mendorong seluruh warga sekolah untuk bergotong royong membenahi dan menjaga fasilitas sanitasi yang digunakan setiap hari.

Farhan menegaskan, lomba toilet bersih bukan sekadar kompetisi untuk mencari sekolah dengan toilet terbersih. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan membangun budaya hidup bersih sekaligus sarana edukasi PHBS bagi peserta didik.

“Saya minta kepada seluruh warga SD dan SMP Negeri untuk mengikuti lomba toilet bersih ini. Mari kita sama-sama bergotong royong mewujudkan lingkungan yang bersih,” ujarnya.

Pelaksanaan lomba diawali dengan sosialisasi pada 6 Oktober 2026, dilanjutkan masa pembenahan mandiri pada 7–21 Oktober 2026. Sementara itu, proses penilaian berlangsung pada 22 Oktober hingga 8 November 2026.

Adapun aspek yang dinilai meliputi kebersihan, kesehatan, kelengkapan sarana dan prasarana, keamanan dan kenyamanan, inklusivitas, budaya dan partisipasi warga sekolah, estetika, serta inovasi dan edukasi.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Bandung berharap sekolah negeri dapat membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara berkelanjutan sekaligus mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh peserta didik.(rob/lys).

×
Berita Terbaru Update