Notification

×

Iklan

Iklan

Telin Akselerasi Adopsi AI di Asia Pasifik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:06 WIB Last Updated 2026-08-27T11:06:57Z
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital RI Dr. Sonny Hendra Sudaryana memberikan paparan pada forum ignitePRO sebagai bagian dari rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026.

Nusa Dua.Internationalmedia.id.- PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) menggelar ignitePRO, forum enterprise perdana dalam rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Nusa Dua, Bali (27/8). 

Berkolaborasi dengan Tech in Asia, forum bertema “The Enabled Enterprise” ini mempertemukan para pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, dan pakar teknologi untuk mendorong adopsi Artificial Intelligence (AI) dari sekadar eksperimen menuju implementasi bisnis yang nyata dan terukur.

Chief Commercial Officer Telin, Kharisma, menegaskan bahwa fokus industri saat ini telah bergeser. Tantangan utama perusahaan bukan lagi sekadar memutuskan adopsi AI, melainkan kesiapan infrastruktur, keamanan, data, dan talenta untuk mendukung eksekusi berskala besar secara mandiri.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi RI, Dr. Sonny Hendra Sudaryana, turut memaparkan tiga prioritas utama kementerian dalam membangun Indonesia berbasis AI:

Terhubung: Perluasan konektivitas digital yang inklusif di seluruh wilayah.
Tumbuh: Penguatan ekosistem produktif untuk talenta, startup, UMKM, dan kapabilitas AI.
Terjaga: Perlindungan data pribadi serta penguatan keamanan digital nasional yang berdaulat.

Forum ini merumuskan empat pilar utama transformasi: Intelligence, Trust, Infrastructure, dan Collaboration. Dalam sesi diskusi panel Collaboration, Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menyoroti pentingnya keterlibatan seluruh ekosistem agar transformasi AI tidak berjalan sendiri-sendiri.

Veranita menambahkan bahwa keberhasilan AI bergantung pada kepemimpinan, fondasi data yang kuat, serta tata kelola yang matang untuk menciptakan nilai bisnis nyata—mulai dari peningkatan produktivitas hingga pengalaman pelanggan.

Sebagai penutup, rangkaian ignitePRO meluncurkan laporan "State of the Agentic Enterprise in APAC 2026" dan kesepakatan ignitePRO 2026 Closing Commitment. Langkah ini makin memperkuat posisi Telkom Group sebagai motor penggerak ekosistem digital dan pencipta nilai bisnis berbasis AI di kawasan Asia Pasifik.(rel/lys)

×
Berita Terbaru Update