Notification

×

Iklan

Iklan

Kemendag Luncurkan InaExport, Buka Akses Pasar Ekspor Produk Indonesia

Rabu, 23 September 2026 | 20:26 WIB Last Updated 2026-09-23T13:26:15Z
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat memberikan sambutan

Jakarta, Internationalmedia.id.-Kementerian Perdagangan (Kemendag) meluncurkan secara terbatas (soft launching) platform digital InaExport di Jakarta, Selasa (22/9/2026). 

Platform ini dikembangkan menjadi gerbang ekspor nasional (national export gateway) untuk memperluas akses pasar produk Indonesia ke mancanegara.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, pengembangan InaExport diharapkan dapat semakin memudahkan pelaku usaha, khususnya UMKM, dalam memperoleh informasi dan mengakses pasar ekspor.

“Produk UMKM kita yang berkualitas perlu didukung dengan ekosistem yang ramah untuk merambah pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, kita perlu etalase yang dapat mempromosikan produk-produk tersebut. Salah satu etalase yang kita miliki adalah platform InaExport,” ujar Budi.

InaExport yang dikelola Kemendag berfungsi sebagai etalase digital sekaligus sarana promosi produk lokal. Platform ini menghadirkan lima layanan utama yang menghubungkan eksportir dan buyer dalam satu ekosistem.

Layanan pertama adalah CEK Ekspor, yang dapat digunakan eksportir untuk melakukan asesmen mandiri sekaligus validasi kesiapan ekspor.

Selanjutnya, Export Sandbox dan Chatbot menyediakan layanan interaktif mengenai tarif, persyaratan ekspor, sertifikasi, regulasi, serta informasi akses pasar. Layanan ini juga dilengkapi kalkulator ekspor untuk membantu pelaku usaha memperkirakan berbagai kebutuhan ekspor berdasarkan negara tujuan.

InaExport juga menyediakan layanan inquiry yang mempertemukan permintaan buyer dengan eksportir yang memiliki komitmen untuk memenuhi kebutuhan pasar. Proses tindak lanjut permintaan tersebut juga dapat dipantau melalui platform.

Layanan keempat berupa Dashboard Peluang Ekspor, yang menyajikan informasi peluang pasar dan intelijen perdagangan, termasuk tarif preferensi di berbagai negara tujuan ekspor.

Sementara itu, layanan kelima menghadirkan informasi market intelligence sekaligus berbagai fasilitas pendukung kegiatan ekspor, seperti informasi dan fasilitasi pameran, business matching, misi dagang, pitching, serta layanan lainnya.

Melalui transformasi tersebut, Kemendag berharap InaExport dapat menjadi pintu masuk yang lebih mudah bagi pelaku usaha Indonesia untuk mengenali peluang, mempersiapkan produk, menemukan mitra dagang, hingga memperluas pasar ekspor.

Pengembangan InaExport sekaligus menjadi bagian dari upaya Kemendag membangun ekosistem perdagangan luar negeri yang semakin terintegrasi dan mendukung produk-produk Indonesia menembus pasar global. (rbs)

×
Berita Terbaru Update