![]() |
| GMNI Cabang Bandung memberikan “rapor merah” kepada Pemkot Bandung |
Bandung, Internationalmedia.id.- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bandung memberikan “rapor merah” kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di tengah peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216, Rabu (23/9/2026).
Rapor tersebut menjadi bentuk kritik GMNI Bandung terhadap kinerja Pemkot Bandung di bawah kepemimpinan Wali Kota Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin. GMNI menilai masih banyak persoalan kota yang membutuhkan perhatian dan penyelesaian.
Ketua GMNI Bandung, Halim Mulia menyebut sejumlah persoalan yang menjadi sorotan, mulai dari pekerjaan, pendidikan, kesehatan, sampah, kemacetan, ruang terbuka hijau, infrastruktur hingga kualitas pelayanan publik.
Menurut GMNI Bandung, bertambahnya usia Kota Bandung seharusnya diikuti dengan perbaikan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kota boleh bertambah usia, tetapi jangan sampai persoalannya ikut bertambah tua tanpa penyelesaian,” demikian sikap GMNI Bandung.
GMNI Bandung menilai keberhasilan pemerintah tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya program atau kegiatan seremonial. Menurut mereka, ukuran utama keberhasilan adalah hasil dan dampak yang dirasakan masyarakat.
Karena itu, “rapor merah” yang diberikan mencakup sejumlah bidang, di antaranya tata kelola pemerintahan, kemiskinan dan pengangguran, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pengelolaan sampah, serta ruang terbuka hijau.
GMNI Bandung menegaskan, pemberian rapor tersebut bukan dimaksudkan sebagai bentuk kebencian, melainkan sebagai kritik dan pengingat agar pemerintah mempertanggungjawabkan penggunaan mandat serta anggaran publik.
“Bandung tidak sedang kekurangan seremoni. Bandung sedang membutuhkan penyelesaian. Tidak kekurangan slogan. Bandung kekurangan bukti,” tegas GMNI Bandung dalam pernyataannya.
GMNI Bandung juga menyampaikan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mempertanyakan arah kebijakan pemerintah, penggunaan anggaran, serta manfaat pembangunan yang kembali kepada warga.
“Rapor Merah” ini diberikan pada aksi demo damai GMNI Bandung siang ini, di dalam momentum peringatan Hari Jadi Kota Bandung(HJKB) ke 216. GMNI Bandung berharap Pemkot Bandung menjadikan kritik tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.
“Bukan ucapan selamat, tetapi rapor merah,” menjadi pesan GMNI Bandung kepada Pemkot Bandung dalam peringatan hari jadi Kota Bandung tahun ini, kata Halim.(rel/lys).
