Notification

×

Iklan

Iklan

Wali Kota Batu Apresiasi Pembangunan Jembatan Gantung Curah Banteng

Jumat, 19 Juni 2026 | 09:09 WIB Last Updated 2026-06-19T02:09:54Z
Peresmian dan penyerahan Jembatan ditandai dengan pengguntingan pita

Kota Batu.Internationalmedia.id.-Wali Kota Batu Nurochman, mengapresiasi Vertical Rescue Indonesia (VRI) dan Simply Wellness Indonesia, Asian Chinese Youth Association (ACYA) yang telah membangun dan menyerahkan sebuah jembatan gantung yang menghubungkan RW 9 dan RW 10 Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Selasa(16/6/2026).

Dengan adanya jembatan Curah Banteng, Warga kini memiliki akses penghubung yang lebih mudah dan aman melintasi Sungai. 

Jembatan Curah Banteng ini bukan sekadar bangunan fisik berupa beton dan baja. Jembatan ini merupakan simbol nyata dari semangat gotong royong, kepedulian, dan kolaborasi yang mempertemukan banyak pihak demi menghadirkan manfaat konkret bagi masyarakat, kata Nurochman.

Turut hadir dalam peresmian,  Komisaris Utama PT Pegadaian Letjen TNI (Purn.) A.M. Putranto, yang juga Ketua Pembina Vertical Rescue Indonesia. Founder Simply Wellness Indonesia yang juga Dewan Penyantun Paguyuban Sosial Indonesia (PSMTI) Abraham Rudy.

Kemudian, CEO Simply Wellness Indonesia sekaligus Ketua Perwanti dan President Asian Chinese Youth Association (ACYA) Helga Abraham, Ketua Vertical Rescue Indonesia Tedi Ixdiana, dan sejumlah tokoh lainnya.

Letjen TNI (Purn) A.M. Putranto selaku Pembina Vertical Rescue Indonesia,  menjelaskan bahwa pembangunan jembatan berawal keprihatinannya terhadap akses penghubung diatas Sungai, dan dari hasil pemantauan bersama sejumlah pihak terhadap wilayah yang membutuhkan akses penghubung yang layak dan aman.  

“Semoga jembatan ini bermanfaat bagi warga. Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawatnya dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Helga Abraham selaku Donatur mewakili Simply Wellness Indonesia menyampaikan bahwa dukungan kepada VRI semata mata untuk membantu masyarakat setempat. 

Kami mengenal Bapak Jenderal A.M. Putranto dan mengetahui kebutuhan masyarakat terhadap jembatan. Karena kami tidak memiliki sumber daya manusia yang mampu membangun jembatan, sedangkan beliau memiliki tim yang kompeten, maka kami memilih membantu dari sisi pendanaan, kata Helga.

Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

” Semoga sumbangsih ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, memperlancar akses pendidikan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang,” tuturnya. 

Dalam Kesempatan ini, dilaksanakan juga bakti sosial dan salah satunya adalah Waqaf AlQur’an, kepada Musholla Babbussalaam dan Musholla Naiful Fallah , kecamatan Temas, Batu. Dan bantuan  peralatan sekolah serta buku tulis. (RBS)

×
Berita Terbaru Update