Notification

×

Iklan

Iklan

Gebrakan 3 Juta Rumah: Menteri PKP dan KDM Tinjau 3 Lokasi Strategis di Purwakarta

Rabu, 15 April 2026 | 15:31 WIB Last Updated 2026-04-15T08:34:21Z

Purwakarta.Internationalmedia.id. – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Bang Ara), bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi(KDM), melakukan kunjungan kerja maraton di Kabupaten Purwakarta pada Selasa (14/04/2026).

Didampingi Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein), rombongan meninjau tiga titik utama: industri genteng lokal di Plered, rencana apartemen buruh di Babakancikao, dan proyek fenomenal Hunian Warisan Bangsa (HWB).

Kunjungan diawali di sentra industri genteng PG. Padi Super, Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered. Pemerintah berkomitmen mendukung UMKM lokal agar "naik kelas" dengan melibatkan mereka dalam proyek strategis nasional.

"Sekitar 45 juta genteng lokal dibutuhkan pemerintah untuk pembangunan rumah subsidi di Jawa Barat. Kami ingin memastikan produk UMKM Plered menjadi tulang punggung pembangunan ini," ujar Menteri PKP.

Titik kedua adalah kawasan Jatiluhur Industrial Smart City (JISC), Kecamatan Babakancikao. Bang Ara meninjau rencana pembangunan apartemen bagi buruh di kawasan PT MOS, Desa Hegarmanah.

Menteri PKP menekankan bahwa hunian pekerja harus memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan. "Lokasi harus rata dan wajib jauh dari jaringan listrik bertegangan tinggi (SUTET) demi keamanan penghuni," tegasnya.


Agenda terakhir adalah peninjauan proyek Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta. Proyek ini menjadi sorotan karena menawarkan harga yang jauh di bawah standar pasar FLPP:

Tipe 1 Kamar: Mulai dari Rp98 Juta.
Tipe 2 Kamar: Mulai dari Rp115 Juta.
Skema Cicilan: Sangat ringan, mulai dari Rp170.000 per bulan untuk 15 bulan pertama.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa Purwakarta siap menjadi role model nasional. "Ini adalah pembangunan yang tidak hanya membangun rumah, tapi membangun masa depan dan martabat masyarakat Jawa Barat," kata Kang Dedi.

Dampak Ekonomi: Investasi Rp1,5 Triliun & 3.000 Lapangan Kerja

Proyek HWB yang berkolaborasi dengan Lippo Cikarang ini diprediksi membawa dampak ekonomi signifikan:

Investasi: Mencapai Rp1,5 Triliun.
Lapangan Kerja: Menciptakan lebih dari 3.000 posisi baru pada Juli–Agustus 2026. Konten Lokal: Lebih dari 95% material berasal dari Jawa Barat, dengan 80% tenaga kerja lokal.

Pencapaian penjualan yang menembus 1.500 unit sejak peluncuran Maret 2026 membuktikan tingginya antusiasme warga terhadap hunian berkualitas dengan harga jujur.(Ir)

×
Berita Terbaru Update