-->

Notification

×

Iklan

Iklan

14 Warga Mesir Terima Sertifikat Wasit-Juri Pencak Silat ​

Senin, 12 Oktober 2020 | 10/12/2020 WIB Last Updated 2020-10-12T12:23:59Z

Beladiri Pencak Silat semakin digemari di Mesir

Jakarta.Internationalmedia.id.-
Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Pembangunan Mesir menggelar upacara penyerahan Sertifikat Pelatihan Wasit-Juri Pencak Silat bagi 14 orang warga Mesir di Pusat Kebudayaan Indonesia (PUSKIN) pada hari Minggu (11/10/200).

 

Turut hadir dalam acara ini adalah  Bambang Suryadi Atdikbud KBRI Cairo, Mohammed Mamdouh  dari Komite Nasional Pemuda Pembangunan Mesir, Ahmad Sofwat Ketua Asosiasi Pencak Silat Mesir, serta para pelatih dan peserta pencak silat.

 

Bambang Suryadi mengatakan minat warga Mesir untuk belajar seni pencak silat sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan jumlah peserta pencak silat di PUSKIN yang mencapai 1.600 orang. Mereka tergabung dalam Asosiasi Pencak Silat Mesir atau Egyptian Pencak Silat Association (EPSA).

 

“Atas nama KBRI Cairo saya sangat bangga dan bersyukur, warga Mesir sangat antusias dan telah jatuh cinta dengan seni pencak silat Indonesia. Lebih dari itu, sejak tanggal 1 Oktober EPSA telah diakui sebagai anggota resmi dari  Federasi Pencak Silat Internasional (PERSILAT) yang berkedudukan di Jakata", ucap Bambang Suryadi di hadapan 14 orang penerima sertifikat pelatihan Wasit-Juri Pencak Silat.

 

Sementara itu Mohammed Mamdouh dari Komite Nasional Pemuda Pembangunan Mesir mengapresiasi PUSKIN KBRI Cairo yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Mesir selama empat tahun untuk mengembangkan pencak silat di negeri para nabi.

 

 “Selama empat tahun PUSKIN KBRI Cairo telah menjadi mitra terbaik kami dalam melaksanakan kursus pencak silat bagi warga Mesir. Tanpa kerja sama ini, mustahil acara malam ini bisa terselenggara", ucapnya.

 

Lebih lanjut Mamdouh mengatakan pihaknya akan memfasilitasi pertemuan antara KBRI Cairo dengan Menteri Pemuda dan Olah Raga Mesir untuk meningkatkan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik.

 

Selain itu, Mamdouh juga menawarkan tempat untuk latihan pencak silat jika fasilitas di PUSKIN sudah tidak mampu menampung peserta.

 

Menurut Ahmad Sofwat Ketua EPSA pelatihan Juri-Wasit telah dilakukan sejak tanggal 10 September 2020. Peserta harus mengikuti materi pelatihan selama 25 jam sesuai dengan ketentuan dan tata tertib yang ditetapkan oleh PERSILAT. Acara pelatihan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada peserta pelatihan yagn dinyatakan lulus.​(marpa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update