![]() |
| Penandatanganan MoU, Fetty Kwartati (kiri) dan Budihardjo Iduansjah (kanan) |
Tangerang, Internationalmedia.id – PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) menjalin kerja sama dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) untuk memperkuat perdagangan dalam negeri dan memperluas akses pasar bagi UMKM Indonesia, khususnya sektor pangan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) oleh Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Fetty Kwartati, dan Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, di Hall 1 ICE BSD City, Tangerang, Kamis (15/10/2026).
Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pengembangan UMKM agar semakin siap memasuki pasar ritel modern, memenuhi persyaratan produk di pasar tujuan, serta menjangkau konsumen yang lebih luas.
Sejumlah program menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi tersebut, di antaranya UMKM Pangan Award Goes to Retail Modern, yang mendorong produk pangan UMKM masuk ke jaringan ritel modern; Campuspreneur, untuk mengembangkan kewirausahaan di kalangan mahasiswa; serta Belanja di Indonesia Aja (BINA), yang mendorong masyarakat berbelanja produk di dalam negeri guna menggerakkan perdagangan nasional.
Kerja sama ini memiliki potensi strategis karena HIPPINDO menaungi lebih dari 380 perusahaan, 800 merek, dan 80.000 gerai. Jaringan tersebut dapat menjadi pintu bagi produk UMKM untuk membangun kemitraan dengan peritel, memperluas distribusi, dan meningkatkan penetrasi pasar.
Melalui sinergi ini, Food Station dan HIPPINDO diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pelaku UMKM dan jaringan ritel modern, sehingga produk lokal tidak hanya mampu bersaing dari sisi kualitas, tetapi juga memiliki akses pemasaran yang lebih luas.
Ke depan, HIPPINDO akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah, anggota ritel, dan berbagai mitra untuk membangun ekosistem perdagangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat daya saing UMKM Indonesia, memperluas pasar produk pangan lokal, serta membuka peluang pertumbuhan usaha di tingkat nasional maupun internasional.(rbs)
