Notification

×

Iklan

Iklan

Wagub Jabar Dorong BPD Perkuat Komunikasi dengan Kepala Desa

Sabtu, 13 Maret 2021 | 16:59 WIB Last Updated 2021-03-13T09:59:34Z

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum pada acara pelantikan Pengurus Daerah (PD) Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Majalengka di Pendopo Bupati Majalengka, Jumat (12/3/2021

Majalengka.Internationalmedia.id.-Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) membangun komunikasi yang baik dengan perangkat desa agar fungsi BPD sebagai lembaga legislasi, aspirasi, dan pengawasan, berjalan optimal.

 

Hal itu dikatakan Kang Uu saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah (PD) Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Majalengka periode 2021-2027 di Pendopo Bupati Majalengka, Jumat (12/3/2021).

 

"Harus ada keselarasan antara BPD dengan pihak kepala desa. Kuncinya harus saling berkomunikasi agar satu asa dan satu pemikiran," kata Kang Uu.

 

"Kalau antara BPD dan kepala desa kurang harmonis dikhawatirkan program tidak jalan dan pembangunan desa terhambat," imbuhnya.

 

Kang Uu pun menyatakan, pemerintah desa memiliki peran strategis dalam pembangunan. Maka, fungsi dan tugas seluruh perangkat desa, termasuk BPD, harus berjalan optimal.

 

PABPDSI Kabupaten Majalengka pun diharapkan membangun komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Pemerintah Daerah Provinsi Jabar, dan semua pihak yang turut membangun desa.

 

"Sehingga PABPDSI membawa nuansa baru kepada para BPD. Mungkin nanti diadakan pelatihan, Diklat, atau semacamnya untuk menguatkan peran BPD, Dengan demikian mampu membawa kekuatan untuk majunya Majalengka di masa yang akan datang," tambahnya.

 

Pernyataan senada dikatakan Bupati Majalengka Karna Sobahi. Ia berharap dengan keselarasan antara BPD dan kepala desa, pembangunan desa dapat berjalan baik. Kesejahteraan masyarakat perdesaan pun akan meningkat.

 

"BPD dan kepala desa harus akur. Artinya, saling memahami tupoksi, kalau saling memahami tidak akan ada perselisihan," ucapnya.(Ter)

×
Berita Terbaru Update