-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Mulai Senin, 40 SMA di Sukabumi melaksanakan Belajar Tatap Muka

Minggu, 12 Juli 2020 | 7/12/2020 WIB Last Updated 2020-07-12T04:38:55Z
Persiapan sekolah tatap muka di Sukabumi
Sukabumi.Internationalmedia.id.- Mulai senin, 13 Juli 2020. Sebanyak 40 SMA sederajat  melaksanakan kembali kegiatan belajar mengajar (KBM),  tatap muka langsung di sekolah.

KBM ini diselenggarakan setelah Kota Sukabumi, Jawa Barat sudah ditetapkan masuk zona hijau penyebaran Covid-19.

Sesuai rencana, pelajar tingkat menengah akan mulai masuk pada Senin, 13 Juli 2020.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jabar, Nonong Winarni di Sukabumi, Sabtu, 11 Juli 2020 menyatakan, total SMA sederajat di Kota Sukabumi ada 51 unit, tetapi yang baru siap melaksanakan KBM tatap muka langsung di sekolah hanya 40 sekolah.

Dikatakan, Dinas Pendidikan Provinsi Jabar sudah melakukan dua tahap verifikasi terkait KBM tatap muka ini. Pertama, menerjunkan para pengawas untuk melakukan pemeriksaan kesiapan menggunakan data periksa sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri.

Hasilnya, ternyata dari 51 sekolah hanya 40 sekolah terverifikasi layak dan boleh menyelenggarakan kegiatan tatap muka. Dari 40 sekolah itu, datanya diserahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi.

Lembaga tersebut yang bisa menentukan apakah sekolah tersebut layak atau tidak menyelenggarakan KBM tatap muka, kata Nonong.

Kemudian diverifikasi tahap kedua tersebut yang terjun melakukan uji kelayakan sekolah menyelenggarakan tatap muka adalah tim dari gugus tugas. Namun demikian dari 40 sekolah yang sudah siap melaksanakan kembali KBM di sekolah bisa kembali berkurang jumlahnya.

Sementara dari 10 SMA sederajat yang menyatakan tidak siap melaksanakan KBM tatap muka, merupakan sekolah berstatus swasta. Penyebabnya berbagai faktor, seperti kekurangan murid, belum bisa menyiapkan sarana maupun prasarana dan lain hal.

Sekolah yang tidak siap menggelar KBM tatap muka ini karena tidak mempersiapkan, karena tidak menyangka Kota Sukabumi dengan cepat masuk ke dalam zona hijau penyebaran Covid-19.

Tapi tidak menutup kemungkinan sekolah tersebut dengan cepat mempersiapkan segalanya agar bisa kembali menggelar pendidikan di sekolah, katanya dikutip dari Antara.
Di sisi lain, Nonong mengatakan pihaknya sudah menerjunkan tim pemantau untuk memantau KBM tatap muka di sekolah. Sebab, sekolah tidak bisa memaksa muridnya masuk kelas jika ada orang tua murid masih khawatir anaknya kembali masuk sekolah dan memilih untuk belajar di rumah.

Maka dari itu, sekolah-sekolah yang sudah siap melaksanakan KBM tatap muka harus menyediakan program live streaming agar pelajar yang belajar di rumah bisa tetap mengikuti dan tidak ketinggalan pelajaran, tambahnya.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update