Notification

×

Iklan

Iklan

SCMP Gelar China Conference 2026 di Jakarta

Rabu, 11 Februari 2026 | 18:37 WIB Last Updated 2026-02-11T11:42:30Z
Menko Airlangga Hartarto (6 kanan) bersama nara sumber dan tamu kehormatan

Jakarta, Internationalmedia.id - Memasuki peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Tiongkok, South China Morning Post melalui SCMP Live menggelar China Conference: Southeast Asia (CCSEA) 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026) dan Rabu (11/02/2026).

Forum yang berlangsung secara Hybrid di The St. Regis Jakarta diselenggarakan bekerja sama dengan KADIN Indonesia dan Danantara Indonesia, mempertemukan diplomat, pembuat kebijakan, pelaku usaha, inovator teknologi, dan investor untuk membaca arah kerja sama kawasan di tengah dinamika Indo-Pasifik yang bertujuan juga memperkuat Peran Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Regional.

Presiden Xi Jinping telah mengusulkan Tiongkok Tata Kelola Global untuk menunjukkan arah ke depan bagi dunia di tengah tantangan  yang terjadi secara global. 

Karena itu, Tiongkok dengan tegas menentang unilateralisme dan proteksionisme serta tanpa lelah membela sistem pelatihan multilateral.  Inisiatif ini telah memperoleh dukungan dari lebih dari 150 negara dan organisasi internasional. kata The Hon CY Leung, GBM, GBS, JP, KCM, Former Chief Executives of the Hong Kong Special Administrative Region, saat menyampaikan sambutan kunci.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia HE Dr (HC) Ir H. Airlangga Hartarto,, menyebut Hong Kong sebagai mitra ekonomi strategis bagi Indonesia,  dengan nilai perdagangan bilateral sekitar USD 6,5 miliar, serta telah menanamkan investasi sebesar USD 10 miliar di Indonesia.
 
Pandu Sjahrir Chief Investment Officer Danantara Indonesia, saat  dialog

Di tengah lanskap global yang dipengaruhi oleh pergeseran geopolitik serta kemajuan teknologi yang pesat beserta dampaknya, Tammy Tam, Publisher of South China Morning Post, menambahkan, “Relasi yang terpercaya dan pandangan para ahli kini menjadi kunci keberhasilan. 

Didukung oleh novasi digital dan standar editorial yang kredibel, South China Morning Post menyampaikan narasi tentang Tiongkok dan Asia Tenggara secara mendalam dan independen, membawa pembaca tak hanya mencermati tren, tetapi juga mampu menerjemahkan pemahaman tersebut menjadi langkah nyata. 

Pandu Sjahrir Chief Investment Officer Danantara Indonesia, menyampaikan, Danantara Indonesia adalah bank talenta. Tugas kami adalah menarik talenta global terbaik ke Indonesia untuk mendorong organisasi ini ke depan. 

Hashim S. Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Bidang Iklim dan Energi

Kami belajar dari praktikyang diterapkan Hong Kong dalam menarik modal, sekaligus memperkuat transparansi, supremasi hukum, dan mengomunikasikan kisah Indonesia dengan lebih baik kepada dunia. 

Sebagai sovereign fund, kami memiliki tujuan utama yang jelas: Danantara harus dikelola untuk menghasilkan keuntungan. Tidak boleh ada politisi di dalam perusahaan, pengelolaannya harus sepenuhnya profesional. 

Kami juga menerapkan business judgment rule, sehingga keputusan diambil berdasarkan pertimbangan komersial yang sehat tanpa rasa takut terhadap kriminalisasi, investasi global jangka panjang yang kredibel.

Program konferensi ini juga menghadirkan HE Hashim S. Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Bidang Iklim dan Energi; Duta Besar Wang Qing, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk ASEAN; Zhou Kan, Charge d’Affaires ad interim Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok; serta The Hon Dr Horace Cheung Kwok-kwan, Deputy Secretary forJustice, Government of the Hong Kong Special Administrative Region.

Juga, para pemimpin dari perusahaan multinasional, lembaga keuangan, dan perusahaan teknologi seperti Alibaba Cloud, HSBC, Huawei, Ant International, Bank Rakyat Indonesia, Fosun Health, FWD Group, dan OCBC. (RBS)
×
Berita Terbaru Update