Notification

×

Iklan

Iklan

DPRD Jabar Dorong MasifkanTes dan Protokol Kesehatan

Senin, 20 Juli 2020 | 14:42 WIB Last Updated 2020-07-20T07:42:03Z
Ilustrasi

Bandung.Internationalmedia.id.-Anggota Komisi V  DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah menyatakan, pihaknya terus proaktif mengawasi penanganan sejumlah klaster Covid-19 di Jawa Barat.

DPRD Jabar pun mendorong pemerataan upaya pengetesan masif dan pengetatan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Jawa Barat.
Ini merupakan salah satu klaster yang diawasi khusus di antaranya di Secapa AD di Kota Bandung.

Penanganan 1.307 orang positif Covid-19 di dalam lingkungan Secapa AD sudah dilakukan dengan sangat terorganisasi oleh pihak TNI.

Sedangkan Pemprov Jabar bersama Pemkot Bandung melakukan pelacakan di sekitar lokasi Secapa AD, yakni di kawasan Cidadap.

Sebanyak 596 warga sekitar Secapa AD sudah menjalani rapid test dan 9 di antaranya memiliki hasil yang reaktif.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Jawa Barat Komisi IV Siti Muntamah mengunjungi penyandang tuna netra yang merasa terusir dari Wyata Guna.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Jawa Barat Komisi IV Siti Muntamah mengunjungi penyandang tuna netra yang merasa terusir dari Wyata Guna, ketika belum terjadi pandemi Covid-19. (Istimewa)

"Yang dilakukan Kota Bandung yaitu tracing di masyarakatnya. Ada 596 orang yang dites dan selesai Jumat kemarin, 9 orang reaktif dan menjalani akan tes swab hari ini," kata anggota dewan yang akrab disapa Ummi ini di Gedung DPRD Jabar, Senin (20/7/2020).

Dikatakan, secara umum kasus penyebaran Covid-19 di Kota Bandung sendiri, katanya, sudah lebih terkendali dengan menambahan kasus positif satu sampai empat kasus per hari. Kasus aktifnya pun, katanya, mencapai sekitar 30 pasien.

Padahal selama ini, katanya, tracing atau pelacakan kasus di Kota Bandung terbilang masif dengan pengetesan sampai 300 sampel per hari, dan kini sudah ada 16.000-an sampel yang diperiksa.(Ter)



×
Berita Terbaru Update