Notification

×

Iklan

Iklan

Telkom Bantu Pulihkan Pendidikan Pascagempa Manggarai NTT

Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:54 WIB Last Updated 2026-10-07T11:54:34Z
Telkom bersama guru dan peserta kegiatan dalam program pemulihan pembelajaran pascagempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Jakarta.Internationalmedia.id.- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membantu memulihkan proses belajar di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa, dengan memperkuat kapasitas guru, mendampingi siswa, serta menyediakan fasilitas pembelajaran dan konektivitas digital.

Dukungan yang diberikan di SDN Reo 1 dan SDN Reo 2 ini ditujukan untuk membantu guru dan siswa kembali belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan suportif.

Sebanyak 30 guru mengikuti Training of Trainers (ToT) untuk memperkuat kemampuan mereka dalam mendampingi siswa selama masa pemulihan pascabencana. 

Selain aspek pembelajaran, pelatihan juga membekali guru untuk mengenali dan merespons kondisi emosional siswa, sekaligus menjaga kesehatan emosional mereka sendiri.

Tak hanya guru, sebanyak 150 siswa turut mendapatkan pendampingan melalui berbagai kegiatan interaktif. Permainan, aktivitas kelompok, kegiatan kreatif, hingga pengenalan teknologi digital dikemas dalam suasana menyenangkan agar anak-anak dapat kembali berinteraksi, membangun kepercayaan diri, dan menumbuhkan semangat belajar.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia, Hery Susanto, mengatakan pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang menyeluruh. Menurutnya, guru perlu memiliki kapasitas yang memadai, sementara anak-anak membutuhkan ruang yang aman untuk memulihkan kondisi emosional sekaligus kembali belajar.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang digital, Telkom tidak hanya menghadirkan dukungan teknologi, tetapi juga berupaya memberikan manfaat sosial yang relevan bagi masyarakat. Melalui penguatan kapasitas guru, pendampingan siswa, serta dukungan fasilitas pembelajaran dan konektivitas, kami berharap dapat membantu sekolah dan anak-anak di Manggarai bangkit dan kembali menjalani proses belajar dengan lebih baik,” ujar Hery.

Untuk menjaga keberlanjutan pembelajaran, Telkom juga menyerahkan sejumlah fasilitas pendukung, terdiri atas dua tenda darurat, dua paket konektivitas Orbit Telkomsel, 10 paket tablet, serta 150 Healing Kits.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu sekolah menyediakan ruang belajar yang lebih kondusif sekaligus memberikan sarana bagi siswa untuk kembali belajar dan beraktivitas bersama di tengah proses pemulihan.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Telkom menilai keberlanjutan pendidikan di wilayah terdampak bencana tidak dapat dilakukan sendiri. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan berkembang meski berada dalam situasi pascabencana.

Melalui semangat “Bersama Jadi Bisa”, Telkom berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk membantu memulihkan proses pendidikan di daerah terdampak bencana.

Bagi Telkom, pemulihan bukan sekadar membangun kembali fasilitas yang rusak, tetapi juga memastikan guru dan anak-anak memiliki dukungan yang mereka butuhkan untuk kembali belajar dan menatap masa depan.(rel/lys)

×
Berita Terbaru Update