Notification

×

Iklan

Iklan

PosIND memperingati Hari Bhakti Postel ke-81 di Bandung,

Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:50 WIB Last Updated 2026-10-01T10:50:11Z

Bandung.Internationalmedia.id.-Semangat perjuangan insan pos dan telekomunikasi kembali menggelora di Kantor Pusat PosIND, Bandung, Jawa Barat. Peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Postel) ke-81 diselenggarakan dengan khidmat sekaligus penuh optimisme dalam menyongsong era transformasi digital.

Di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, peringatan tahun ini mengusung tema besar "Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat". 

Momentum ini tak hanya menjadi ajang penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga penegas komitmen nasional dalam memperkuat ekosistem digital yang terus berkembang pesat.

Menghormati Sejarah, Menatap Masa Depan

Hari Bhakti Postel diperingati setiap tanggal 27 September untuk mengenang peristiwa bersejarah pada tahun 1945. Kala itu, Angkatan Muda PTT berhasil mengambil alih Kantor Pusat Pos, Telegraf, dan Telepon (PTT) di Bandung dari kekuasaan pemerintah Jepang.

Rangkaian acara diawali dengan upacara bendera, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di Monumen Pahlawan PTT sebagai penghormatan atas jasa para pendahulu. Suasana makin bermakna saat dilakukan penandatanganan Sampul Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 serta penyerahan tanda penghargaan kepada para veteran pos dan telekomunikasi yang telah mendedikasikan hidupnya bagi konektivitas bangsa.

Dorong Konektivitas Merata dan Berkualitas

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menekankan pentingnya sinergi yang kokoh antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat. Menurutnya, peringatan ini harus menjadi pecutan semangat untuk menghadirkan infrastruktur serta ekosistem telekomunikasi yang kian solid.

"Tugas kita saat ini adalah memastikan Indonesia mampu membangun, menguasai, dan memanfaatkan kemajuan digital demi kepentingan bangsa dan negara. Transformasi digital yang kita bangun harus memastikan masyarakat semakin terhubung melalui konektivitas yang merata dan berkualitas tinggi," tegas Angga.

Mengubah Tantangan Digital Menjadi Peluang Strategis

Menghadapi pesatnya pertumbuhan media elektronik dan sektor e-commerce, layanan pos nasional tidak tinggal diam. Direktur Manajemen Risiko PosIND, Rosmanidar Zulkifli, optimistis bahwa disrupsi digital justru membuka peluang bisnis baru yang sangat potensial.

Ia mengakui bahwa saluran komunikasi fisik kini bersaing ketat dengan platform digital seperti WhatsApp dan surat elektronik (surel). Namun, di tengah maraknya transaksi e-commerce, PosIND memiliki keunggulan strategis yang sulit tertandingi.

"Seiring dengan berkembang dan tumbuhnya e-commerce, layanan pos dapat berperan sebagai perpanjangan tangan bagi platform yang memiliki keterbatasan terkait jaringan kantor cabang atau armada pengiriman—mereka dapat memanfaatkan Pos Indonesia," jelas Rosmanidar.

Memasuki usianya yang ke-81, PosIND terus membuktikan bahwa nilai pengabdian insan Postel tak pernah padam. Dengan terus beradaptasi mengikuti perkembangan zaman, PosIND siap memperkuat posisinya sebagai garda terdepan dalam menghadirkan konektivitas dan layanan logistik terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia.(rel).

×
Berita Terbaru Update