Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Samosir, TNI, dan Kementan Bangun 20 Jembatan, Irigasi untuk 680 Hektare Sawah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 19:33 WIB Last Updated 2026-10-09T12:33:17Z
Peletakan batu pertama oleh Danrem 023/Kawal Samudera Iwan Budiarso, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, dan Dandim 0210/TU Kiky Hardian di Tambok Bupati, Desa Sideak, Kecamatan Palipi, Kamis (1/10/2026). Foto:TM Naibaho.

Samosir.Internationalmedia.id.- Pemerintah Kabupaten Samosir bersama TNI dan Kementerian Pertanian mempercepat pembangunan infrastruktur dengan membangun dan merehabilitasi 20 jembatan, jaringan irigasi sepanjang 15 kilometer untuk mengairi 680 hektare sawah, serta menanam 350 pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan. 

Program kolaborasi yang dimulai di Desa Sideak, Kecamatan Palipi, Kamis (1/10/2026), ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperlancar konektivitas antarwilayah, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Danrem 023/Kawal Samudera Iwan Budiarso, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, dan Dandim 0210/TU Kiky Hardian di Tambok Bupati, Desa Sideak, Kecamatan Palipi, Kamis (1/10/2026).

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran daerah. Pemkab Samosir terus mencari sumber pembiayaan melalui kerja sama dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, kementerian/lembaga, dan TNI.

“Keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pembangunan di Kabupaten Samosir. Berbagai cara terus kami upayakan, salah satunya melalui sinergi anggaran bersama TNI dan Kementerian Pertanian,” ujar Vandiko.

Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk memperkuat infrastruktur dasar, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Irigasi 15 Kilometer untuk 680 Hektare Sawah
Jaringan irigasi perpipaan akan dibangun untuk mendukung pengairan lahan persawahan di Desa Sideak, Desa Urat II, dan Desa Huta Dame, Kecamatan Palipi. Dengan jaringan sepanjang sekitar 15 kilometer, petani diharapkan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada curah hujan.

Ketersediaan air yang lebih baik diharapkan meningkatkan produktivitas sawah dan indeks pertanaman, sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Samosir.

Selain irigasi, pembangunan dan rehabilitasi 20 jembatan juga akan memperkuat konektivitas antarwilayah. Dari 22 jembatan yang diusulkan Pemkab Samosir, sebanyak 20 unit mendapat dukungan untuk direalisasikan.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Konservasi Lingkungan dan Penambahan Sumur Bor
Program kolaborasi ini juga mencakup konservasi lingkungan melalui penanaman 350 pohon, termasuk tanaman endemik kawasan Danau Toba dan sengon. Kegiatan ini ditujukan untuk membantu memulihkan fungsi hutan dan lahan serta menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, dukungan TNI untuk penyediaan air bersih di Samosir juga akan berlanjut. Setelah pembangunan 31 titik sumur bor pada tahap pertama, direncanakan penambahan 40 titik pada tahap kedua sehingga totalnya mencapai 71 titik.

Vandiko mengapresiasi dukungan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kementerian Pertanian terhadap pembangunan di Samosir.

Ia juga meminta masyarakat, kepala desa, dan camat mendukung pelaksanaan program, terutama apabila pemasangan jaringan pipa melintasi lahan milik warga.

“Program ini merupakan harapan dan keinginan kita bersama. Karena itu, saya berharap masyarakat, kepala desa, dan camat sama-sama mendukung. Mari kita dukung bersama karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” tegasnya.

Danrem 023/Kawal Samudera Iwan Budiarso mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari karya bakti TNI untuk membantu percepatan pembangunan daerah melalui sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.

Ia berharap pembangunan irigasi, jembatan, dan konservasi lingkungan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian warga.

“Kami memohon dukungan masyarakat agar pembangunan ini dapat berjalan lancar. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita berharap seluruh program ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Iwan.

Kepala Desa Sideak Buntu Situmorang turut menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Samosir dan TNI. Ia menilai pembangunan tersebut akan memberikan manfaat bagi masyarakat di tiga desa di Kecamatan Palipi dan menyatakan kesiapan warga untuk mendukung pelaksanaannya.

Melalui sinergi ini, Pemkab Samosir berharap pembangunan infrastruktur, peningkatan produktivitas pertanian, penyediaan air bersih, dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(rel/ung)

×
Berita Terbaru Update