Jakarta.Internationalmedia.id.-KAI Commuter kembali mengoperasikan satu rangkaian KRL seri CLI 225 dengan formasi 12 kereta (SF 12) untuk memperkuat layanan di lintas Bogor, Jumat (25/9/2026).
Rangkaian tersebut mulai melayani perjalanan pada jam sibuk sore setelah menyelesaikan pemeriksaan menyeluruh dan pengujian dinamis.
Pengoperasian kembali rangkaian ini menjadi bagian dari upaya KAI Commuter menjaga kapasitas angkut sekaligus meningkatkan keandalan layanan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam keterangannya siang ini, mengatakan rangkaian CLI 225 yang kembali beroperasi hari ini merupakan rangkaian ketiga dari total tujuh rangkaian yang menjalani pemeriksaan dan perawatan intensif.
"Jadi sudah ada tiga rangkaian CLI 225 yang beroperasi dan secara bertahap rangkaian berikutnya yang telah selesai akan dioperasikan juga guna memperkuat layanan pada peak hours pagi dan sore," ujar Karina.
Rangkaian ketiga tersebut mulai dioperasikan sore ini pada perjalanan relasi Manggarai–Bogor–Depok, dengan keberangkatan mulai pukul 18.25 WIB.
Penguatan layanan ini menjadi penting mengingat tingginya mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek. Berdasarkan data KAI Commuter, rata-rata pengguna pada hari kerja mencapai 1.093.912 orang per hari. Khusus hari Jumat setelah penerapan kebijakan Work From Home (WFH), jumlahnya berada di kisaran 1.024.066 pengguna.
Sementara itu, lintas Bogor menjadi salah satu koridor dengan volume pengguna yang tinggi, yakni rata-rata sekitar 474 ribu hingga 500 ribu pengguna setiap hari kerja.
KAI Commuter bersama KAI dan INKA terus berkoordinasi memastikan seluruh proses pemeriksaan dan perawatan sarana berjalan sesuai prosedur dan jadwal. Rangkaian yang telah dinyatakan siap operasi akan dikembalikan secara bertahap untuk memperkuat kapasitas layanan.
"KAI Commuter berkomitmen untuk terus mengoptimalkan rotasi pemeliharaan agar keandalan kapasitas angkut tetap berada pada tingkat maksimal tanpa mengabaikan faktor keselamatan perjalanan," kata Karina.(rel/lys).
