Notification

×

Iklan

Iklan

Buka Pasar Ekspor, Indonesia Incar Investasi Baru

Sabtu, 19 September 2026 | 09:54 WIB Last Updated 2026-09-19T02:54:15Z
Mendag Budi Santoso (5 kiri ) dan Ketua Umum ATTEC Budihardjo Iduansjah (4kanan) berpose bersama usai perosesi pembukaan Forum ATTEC
Jakarta.Internationalmedia.id.- Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan pentingnya memperkuat fondasi perdagangan nasional sebagai kunci utama membuka peluang investasi baru. 

Perluasan akses pasar ekspor dinilai bakal menjadi magnit kuat bagi masuknya modal asing maupun domestik yang berorientasi ekspor.

Pernyataan tersebut disampaikan Mendag Budi Santoso saat membuka Asian Trade, Tourism, and Economics Council (ATTEC) Global Investment Forum di Jakarta, Jumat (18/9/2026). 

Forum bisnis ini digelar sebagai bagian dari rangkaian Jakarta International Investment, Trade, Tourism, and SMEs Expo (JITEX) 2026 yang berlangsung pada 16–19 September 2026.

Menurut pria yang akrab disapa Busan ini, forum seperti ATTEC menjadi ruang strategis untuk menjembatani para pelaku usaha, mitra dagang, dan investor global agar dapat mencetak kerja sama konkret.

“Ketika banyak peluang ekspor yang terbuka, dengan sendirinya investasi akan datang—terutama investasi yang berorientasi ekspor,” ujar Mendag Busan.

Optimalisasi Perjanjian Dagang International

Guna menyokong strategi tersebut, Indonesia terus memperluas jejaring kerja sama perdagangan internasional. Saat ini, pemerintah telah mengoperasikan 25 perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement). Selain itu, dua perjanjian baru tengah memasuki tahap ratifikasi, sementara 13 perjanjian lainnya masih aktif dinegosiasikan.

Langkah ini diambil bukan sekadar untuk memperlancar arus barang, melainkan juga sebagai karpet merah bagi masuknya investasi. Melalui integrasi pasar global, para investor diharapkan terdorong membangun fasilitas produksi di Indonesia untuk memanfaatkan jalur ekspor yang telah terbuka.

Dorong UMKM Menembus Pasar Global

Tak hanya menyasar industri skala besar, Kementerian Perdagangan juga memacu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar berani tampil di panggung internasional. Komitmen ini diwujudkan melalui program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor).

Menutup keterangannya, Mendag Busan mengajak para pelaku usaha dan UMKM peserta JITEX 2026 untuk mengoptimalkan ajang perdagangan terbesar di tanah air, Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 mendatang.(rbs)

×
Berita Terbaru Update