![]() |
| Salah satu penampilan tim peserta |
Jakarta.Internationalmedia.id.-Barongsai International Competition 2026 sukses digelar di Center Court Lower Ground, Mal Ciputra Jakarta, pada Sabtu–Minggu, 19–20 September 2026.
Kompetisi yang mempertemukan 10 tim barongsai dari Indonesia, Australia, Malaysia, China, dan Hong Kong tersebut mendapat sambutan antusias dari ribuan pengunjung mal yang memadati area pertandingan hingga gemuruh sorak-sorai penonton menggema di seluruh area mal.
Ajang internasional hasil kolaborasi Mal Ciputra Jakarta, Kong Ha Hong, dan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) ini menghadirkan persaingan ketat antartim. Para peserta ditantang menampilkan atraksi terbaik mereka dalam dua kali penampilan yang dinilai oleh jajaran juri dari Indonesia, Hong Kong, Australia, China, dan Malaysia.
Dari persaingan tersebut, Guang Xi Xing Lion Troupe of Ting County dari Guangxi, China, berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mencatatkan nilai tertinggi dari dua kali penampilan. Tim tersebut berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta, piala, dan medali.
![]() | |
| Pemukulan tambur oleh Ferry Inrianto, Ronald Sjarif dan Arifin Himawa tanda dimulai Kompetisi |
Sementara itu, Kwan Tek Bio Lion Dance dari Indonesia berhasil mengamankan posisi ketiga dengan hadiah uang tunai Rp25 juta, piala, dan medali.
Tidak hanya tiga besar, tiga tim lainnya juga memperoleh penghargaan sebagai pemenang harapan. Fiery Dragon Lion Sport Association dari Hong Kong menempati posisi keempat atau runner-up 3 dan mendapatkan hadiah Rp12,5 juta serta piala.
Selanjutnya, Kong Ha Hong A dari Indonesia berada di posisi kelima atau runner-up 4 dengan hadiah Rp7,5 juta. Sedangkan Sian Djin Ku Po dari Indonesia menempati posisi keenam dan memperoleh hadiah uang tunai Rp5 juta serta piala.
General Manager Mal Ciputra Jakarta, Ferry Irianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah memberikan penampilan terbaik dalam kompetisi tersebut.
“Selamat kepada seluruh pemenang dan apresiasi untuk seluruh tim dari lima negara yang telah memberikan penampilan terbaiknya.”
Menurut Ferry, Barongsai International Competition 2026 tidak sekadar menjadi ajang adu keterampilan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan talenta dari berbagai negara sekaligus memperkenalkan budaya melalui sebuah pertunjukan yang menarik dan spektakuler.
“Bagi kami, Barongsai International Competition 2026 bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi momen untuk mempertemukan talenta dari berbagai negara sekaligus menghadirkan budaya dalam kemasan yang menarik dan spektakuler bagi masyarakat. Kami berharap ajang ini dapat terus berkembang dan menjadi event internasional yang dinantikan di Mal Ciputra Jakarta,” ujar Ferry.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Harian FOBI, Arifin Himawan. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi internasional tersebut.
“Ketua Umum FOBI Edy Kusuma sangat mengapresiasi kompetisi ini. Karena Bapak Edy Kusuma selama memimpin FOBI selalu menyelenggarakan event bertaraf internasional dan mengikuti kompetisi di berbagai negara,” kata Arifin.
Sementara itu, Ronald Sjarif (Wong Pak) menilai keberhasilan Barongsai International Competition 2026 menunjukkan bahwa olahraga dan budaya dapat dikemas menjadi sebuah pertunjukan yang mampu menarik perhatian masyarakat luas.
“Kesuksesan Barongsai International Competition 2026 menjadi bukti bahwa semangat olahraga, budaya, dan kolaborasi mampu menghadirkan sebuah perhelatan yang spektakuler dan berkelas internasional di tengah masyarakat Jakarta. Walau digelar dua hari, antusias masyarakat luar biasa,” tutur Ronald.
Tingginya antusiasme pengunjung selama dua hari pelaksanaan sekaligus menunjukkan bahwa barongsai tidak hanya memiliki nilai olahraga dan budaya, tetapi juga mampu menjadi hiburan yang atraktif dan menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini diharapkan menjadi pijakan bagi pelaksanaan kompetisi serupa pada masa mendatang, sekaligus memperkuat posisi Mal Ciputra Jakarta sebagai salah satu ruang pertemuan bagi kegiatan olahraga, budaya, dan hiburan bertaraf internasional. (rbs).

