![]() |
| Jembatan Gantung Diresmikan |
Jember.Internationalmedia.id.- Warga pedesaan di Kabupaten Jember kini tak lagi harus berputar jauh untuk beraktivitas. Penyerahan dan peresmian dua jembatan gantung baru pada Jumat (28/8/2026) menjadi bukti nyata komitmen Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dalam mempercepat pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok daerah.
Fasilitas infrastruktur penyeberangan ke-5 dan ke-6 yang dibangun PSMTI ini siap difungsikan secara penuh untuk mempermudah konektivitas dan mobilitas harian masyarakat setempat.
Dua Lokasi Strategis di Kawasan Pedesaan
Kedua jembatan gantung tersebut dibangun di dua wilayah berbeda untuk menjawab kebutuhan penyeberangan warga:
Jembatan Gantung Jember 1: Melintasi Sungai Kemuningsari Lor di Kecamatan Panti.
Jembatan Gantung Jember 2: Membentang di atas Sungai Lembung Lanjeng, Desa Sukowiryo, Kecamatan Jelbuk, yang dibangun berkolaborasi dengan Vertical Rescue Indonesia (VRI).
Prosesi peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, Dewan Kehormatan PSMTI sekaligus Ketua Pembina VRI Letjen TNI (Purn) A.M. Putranto, Ketua Dewan Penasihat PSMTI Teguh Kinarto, Sekretaris Umum Peng Suyoto, serta Koordinator Pembangunan Jembatan Ricky Suharlim.
Turut hadir pula Ketua PSMTI Jawa Timur Pepeng Putra Wirawan bersama jajaran pengurus PSMTI daerah dari Surabaya, Bondowoso, Lumajang, hingga Situbondo.
Dorong Ekonomi dan Akses Pendidikan Warga
Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian PSMTI terhadap pembangunan kawasan daerahnya. Kehadiran kedua jembatan gantung ini dinilai sangat vital dalam memangkas jarak tempuh warga, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, serta mempercepat distribusi hasil pertanian lokal.
PSMTI berharap fasilitas penyeberangan yang telah diserahterimakan ini dapat dijaga dan dirawat secara swadaya oleh warga sekitar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember.(RBS)
