Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Samosir Bidik DAK Kemenkes Rp 83,4 Miliar Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:28 WIB Last Updated 2026-08-28T11:28:09Z
Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benyamin Paulus Octavianus, berbicara serius dengan Bupati Samosir,, Vandiko Timoteus Gultom di Kantor Kemenkes RI, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026).

Jakarta.Internationalmedia.id.-Pemerintah Kabupaten Samosir mengusulkan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kementerian Kesehatan RI Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 83,4 miliar. 

Usulan prioritas tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, saat beraudiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benyamin Paulus Octavianus, di Kantor Kemenkes RI, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026).

Usulan anggaran tersebut mencakup sejumlah proyek strategis, antara lain pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Parbaba, pembangunan Puskesmas Tele di kawasan jalur utama wisata.

Kemudian, penambahan unit kedokteran gigi, hingga pengadaan armada operasional seperti ambulans, mobil Public Safety Center (PSC), serta fasilitas pemurnian air dan pengolahan limbah (IPAL) di sejumlah puskesmas.

Bupati Vandiko menjelaskan bahwa penguatan sarana kesehatan ini sangat mendesak. Selain untuk melayani masyarakat lokal, fasilitas yang memadai dibutuhkan untuk mendukung Samosir sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang dikunjungi jutaan wisatawan setiap tahunnya.

"Samosir mencatat tingkat kunjungan hingga 2,4 juta wisatawan tahun lalu. Keberadaan Labkesda dan Puskesmas Tele di jalur utama sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kualitas layanan kesehatan, baik bagi warga maupun wisatawan," ujar Vandiko.

Selain infrastruktur, Pemkab Samosir juga mendorong percepatan revitalisasi RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, pengadaan alat kesehatan pendukung operasional Gedung Cathlab, serta pemenuhan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan yang telah kosong lebih dari lima tahun.

Kemenkes Beri Sinyal Hijau

Wakil Menteri Kesehatan, dr. Benyamin Paulus Octavianus, menyambut positif langkah aktif Pemkab Samosir. Menurutnya, usulan tersebut sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat dalam pemerataan layanan kesehatan masyarakat.

"Kementerian Kesehatan mendukung rencana pembangunan Labkesda dan Puskesmas Tele di Kecamatan Harian untuk dialokasikan pada anggaran 2027," kata Wamenkes.

Ia menambahkan bahwa Kemenkes juga siap membantu pemenuhan tenaga dokter spesialis, seperti spesialis mata dan ortopedi, serta mendorong pengadaan fasilitas X-Ray di seluruh puskesmas Samosir.

Melalui sinergi erat antara pemerintah daerah dan pusat ini, Pemkab Samosir optimistis kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Danau Toba akan semakin lengkap, merata, dan responsif.(rel/ung)

×
Berita Terbaru Update