![]() |
| Kedatangan wisman (ilustrasi dok kemenpar) |
Jakarta.Internationalmedia.id.- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 7,45 juta kunjungan pada periode Januari hingga Juni 2026. Angka ini naik 5,71 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sekaligus menjadi rekor tertinggi untuk semester pertama dalam enam tahun terakhir.
"Capaian kunjungan wisman selama Januari–Juni tahun 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020 yang lalu," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, Senin (3/8/2026).
Khusus pada Juni 2026, jumlah kedatangan wisman tercatat sebanyak 1,39 juta kunjungan, naik tipis 0,32 persen secara bulanan (month-to-month). Dari total tersebut, negara asal wisman terbanyak didominasi oleh:
* Malaysia: 18,66%
* Singapura: 12,25%
* Australia: 12,08%
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, masih menjadi pintu masuk utama dengan melayani 604.962 kunjungan selama Juni 2026, disusul Bandara Soekarno-Hatta (240.681 kunjungan) dan Batam (156.984 kunjungan).
Daya Beli dan Konsumsi Wisman Meningkat
Selain jumlah kunjungan, daya beli wisman pada triwulan II-2026 juga menunjukkan tren positif dengan rata-rata pengeluaran mencapai US$1.285 per kunjungan.
Alokasi belanja terbesar masih didominasi sektor akomodasi (37,21%), makanan dan minuman (19,81%), serta belanja/cenderamata (11,04%). BPS juga mencatat adanya kenaikan porsi pengeluaran pada hiburan, sewa kendaraan, dan penerbangan domestik, yang mengindikasikan semakin tingginya aktivitas eksplorasi antardaerah oleh para wisatawan.
Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di pasar domestik turut mengalami peningkatan pada Juni 2026 hingga mencapai 107,19 juta perjalanan, naik 0,97 persen dari bulan sebelumnya. Capaian ini makin memperkuat momentum pemulihan sektor pariwisata nasional sepanjang tahun 2026.(RBS)
