![]() |
| Bank Bandung meluncurkan produk deposito terbaru |
Bandung.Internationalmedia.id.- Bank Bandung meluncurkan produk deposito terbaru bertajuk Deposito Cuan di Depan, yang menawarkan tingkat bunga hingga 6 persen dan dapat diterima nasabah di muka dalam bentuk tunai atau cashback.
Produk tersebut diperkenalkan dalam kegiatan customer gathering perdana Bank Bandung yang berlangsung pada Jumat (14/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya Bank Bandung memperkuat penghimpunan dana masyarakat sekaligus mendukung ekspansi penyaluran kredit.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, Deposito Cuan di Depan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan nilai penempatan dana mulai dari Rp100 juta hingga maksimal Rp 2 miliar.
Adapun tingkat bunga yang ditawarkan berkisar antara 5,7 persen hingga 6 persen, dengan pilihan tenor enam bulan dan satu tahun.
"Kalau menyimpan dana dari Rp100 juta sampai Rp 2 miliar, bunganya antara 5,7 persen sampai 6 persen bisa diterima di depan dalam bentuk tunai atau cashback," kata Farhan.
Menurut Farhan, batas maksimal penempatan dana sebesar Rp2 miliar berkaitan dengan ketentuan penjaminan simpanan yang berlaku pada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Ia memastikan peluncuran produk deposito tersebut telah melibatkan otoritas terkait. Kegiatan customer gathering turut dihadiri oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, serta Farhan selaku Kuasa Pemegang Modal (KPM) Bank Bandung.
"Jadi kita memastikan bahwa produk yang kita tawarkan kepada masyarakat ini adalah produk yang sudah sesuai dengan aturan dan di bawah pengawasan baik otoritas keuangan maupun otoritas moneter," ujarnya.
Dorong Penyaluran Kredit
Selain menjadi instrumen penghimpunan dana masyarakat, Deposito Cuan di Depan juga menjadi bagian dari strategi Bank Bandung untuk memperkuat penyaluran kredit.
Farhan menjelaskan, pada tahap awal Bank Bandung akan mengembangkan kredit konsumsi berbasis payroll. Produk kredit tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, antara lain dengan menunjukkan slip gaji.
"Untuk sementara ini, kredit yang kami akan salurkan adalah kredit konsumsi berbasis payroll, slip gaji," ungkapnya.
Kredit konsumsi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
"Kredit konsumsi ini kebutuhan konsumsi, mau kebutuhan rumah tangga, kebutuhan segala macam yang menyangkut masalah kebutuhan sehari-hari," tutur Farhan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Bank Bandung dalam menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat secara produktif, sekaligus memberikan pilihan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Peluncuran Deposito Cuan di Depan juga menandai upaya Bank Bandung untuk memperluas layanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap bank milik Pemerintah Kota Bandung tersebut.
Dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap ketentuan regulator, Bank Bandung diharapkan mampu memperkuat fungsi intermediasi perbankan melalui penghimpunan dana dan penyaluran kredit yang sehat serta bertanggung jawab.(kyy/lys).
