![]() |
| Irwan Hidayat bersama para orang tua dan anak penderita Sumbinh Bibir dan langit langit. (Foto:Gilar) |
Bekasi.Internationalmedia.id- PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, melalui produk-produk unggulannya Kuku Bima dan Tolak Angin, bekerjasama dengan Smile Train Indonesia kembali menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing gratis bagi 50 pasien penderita sumbing bibir dan langit langit, di RS Hermina Galaxy, Bekasi, pada Kamis (2/7/26) lalu.
Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, secara simbolis menyerahkan bantuan senilai Rp 325 juta kepada Direktur Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, didampingi Direktur RS Hermina Galaxy, dr. Hardimas, M.Kes., CRP untuk pelaksanaan operasi tersebut.
Irwan Hidayat mengatakan, program operasi bibir sumbing gratis merupakan bentuk kepedulian Sido Muncul terhadap anak-anak yang mengalami kelainan bawaan.
Menurutnya, orang tua dari anak penyandang sumbing bibir menghadapi tantangan yang tidak ringan, baik dari sisi biaya maupun kondisi psikologis.
“Kami bisa merasakan bahwa anak-anak yang menderita sumbing bibir kesulitan untuk makan, berbicara, dan kurang percaya diri terhadap penampilannya. Karena itu, hari ini kami kembali memberikan bantuan operasi bibir sumbing gratis bagi 50 penderita di wilayah Bekasi,” ujar Irwan dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (4/7/2026).
Dikatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang secara konsisten dijalankan Sido Muncul di bidang kesehatan.
Katarak dan Penanganan Stunting
Selain operasi bibir sumbing, Sido Muncul juga rutin mengadakan operasi katarak gratis serta program penanganan stunting.
“Bantuan yang diberikan ini merupakan bagian dari upaya Sido Muncul untuk terus berkontribusi dalam membantu masyarakat dan mendukung penanganan berbagai persoalan kesehatan di Indonesia,” katanya.
“Selain operasi bibir sumbing, kami juga konsisten menjalankan program operasi katarak dan penanganan stunting. Kami berharap apa yang kami lakukan dapat diikuti oleh perusahaan lain agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” tambahnya.
Program operasi bibir sumbing gratis telah dijalankan Sido Muncul sejak 2018 dan pertama kalinya di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Selain bekerja sama dengan Smile Train Indonesia, Sido Muncul juga menggandeng berbagai lembaga dan yayasan di sejumlah daerah untuk membantu penyandang bibir sumbing mendapatkan layanan operasi.
Hingga pertengahan 2026, Kuku Bima dan Tolak Angin Sido Muncul tercatat telah memfasilitasi operasi bibir sumbing bagi 774 pasien di berbagai wilayah Indonesia.
.
Setiap tahun, Sido Muncul mentargertkan jumlah tertentu, hal ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(RBS)
