Notification

×

Iklan

Iklan

Pengunduran Diri Direktur Utama Pos Indonesia Keinginan Pribadi

Kamis, 02 Juli 2026 | 14:21 WIB Last Updated 2026-07-02T07:21:12Z
Kantor Pusat PT Pos Indonesia di Bandung

Bandung.Internationalmedia.id.- PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan Direktur Utama Daud Joseph telah menyampaikan permohonan pengunduran diri dari jabatannya pada Kamis (2/7/2026). Pengunduran diri tersebut disampaikan atas keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan.

Corporate Secretary PT Pos Indonesia (Persero), Iwan Gunawan, mengatakan perseroan menghormati keputusan tersebut serta menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Daud Joseph selama memimpin perusahaan.

"PT Pos Indonesia menghormati keputusan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan," ujar Iwan Gunawan.

Ia menegaskan, proses transisi kepemimpinan akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang berlaku. Perseroan memastikan pergantian kepemimpinan tidak akan memengaruhi jalannya operasional maupun kualitas layanan kepada seluruh pemangku kepentingan.

"Selama proses tersebut berlangsung, PT Pos Indonesia memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder," katanya.

Sebagai bagian dari Danantara, PT Pos Indonesia menyatakan tetap berkomitmen menjalankan amanah pemegang saham dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat kinerja perusahaan, serta melanjutkan berbagai program kerja strategis yang telah berjalan.

Iwan menambahkan, hingga saat ini kondisi operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik. Seluruh agenda transformasi bisnis dan program strategis perusahaan juga terus dilaksanakan sesuai rencana.

"PT Pos Indonesia menegaskan bahwa saat ini kondisi operasional tetap berjalan lancar dan baik. Seluruh pelaksanaan program transformasi dan agenda strategis perusahaan terus berjalan sesuai rencana perusahaan," pungkasnya.*

×
Berita Terbaru Update