Notification

×

Iklan

Iklan

BI Sumut Dorong Transformasi Ekonomi melalui Penguatan UMKM Digital dan Ekosistem Syariah

Minggu, 28 Juni 2026 | 11:00 WIB Last Updated 2026-06-28T04:00:23Z
Wahyu Ega Nugraha

Medan.Internationalmedia.id.- Deputi Kepala Divisi Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Wahyu Ega Nugraha menyatakan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah(UMKM) memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian daerah maupun nasional. 

Oleh karena itu, pelaku usaha perlu terus beradaptasi terhadap perubahan lanskap ekonomi yang semakin dinamis dan berbasis teknologi.

Hal ini disampaikannya  dalam Webinar UMKM yang diselenggarakan Ikatan Profesional Pensiunan Indonesia (IPPI) dan didukung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara di Medan, Kamis (25/6).

Bank Indonesia juga terus mendorong keuangan inklusif melalui berbagai program stimulus dan kemudahan akses pembiayaan untuk mendukung peningkatan kapasitas usaha dan keberlanjutan bisnis UMKM, katanya.

Salah satu fokus yang disampaikan dalam Webinar tersebut adalah pentingnya memperkuat ekosistem halal dan ekonomi syariah guna meningkatkan daya saing produk lokal. Menurutnya, peningkatan literasi serta Implementasi ekonomi syariah yang terintegrasi dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

Wahyu juga mengulas potensi besar UMKM digital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Digitalisasi dinilai mampu membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat ketahanan UMKM.

Kemudian, berbagai strategi percepatan transformasi ekonomi melalui penguatan UMKM menjadi fokus utama pembahasan.

Salah satu fokus yang disampaikan adalah pentingnya memperkuat ekosistem halal dan ekonomi syariah guna meningkatkan daya saing produk lokal. Menurutnya, peningkatan literasi serta Implementasi ekonomi syariah yang terintegrasi dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

Sebagai pembicara utama dari pihak Bank Indonesia, poin-poin tambahan yang ia sampaikan meliputi:

1. Potensi UMKM Digital & Ekonomi NasionalOptimalisasi Digitalisasi: Memetakan peluang pasar baru bagi UMKM yang beralih ke ekosistem digital untuk memperluas jangkauan produk. Kontribusi Makro: Menjelaskan bagaimana ketahanan UMKM digital menjadi pilar penting yang menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

2. Akses Permodalan & PembiayaanStrategi Pendanaan: Memberikan panduan praktis bagi pelaku UMKM dalam mengakses berbagai instrumen permodalan formal.Peningkatan Daya Saing: Cara mengelola modal kerja agar UMKM di Sumatera Utara memiliki daya saing yang kuat menghadapi kompetisi pasar.

Peningkatan Daya Saing: Cara mengelola modal kerja agar UMKM khususnya di Sumatera Utara.

Sementara itu, Suriadi Kusna Putra, SH., MH selaku Praktisi & Advokat menyampaikan materi penting mengenai aspek legalitas bisnis dan strategi pencegahan risiko hukum bagi pelaku UMKM

Penyampaian materi berfokus pada dua poin utama, yaitu:

1. Legalitas dan Formalitas UMKMKepengurusan Dokumen Dasar: Pentingnya memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebagai identitas resmi usaha.Perizinan dan Badan Usaha: Panduan mengenai pengurusan izin edar/usaha serta penentuan bentuk badan usaha yang tepat sesuai dengan skala bisnis UMKM.

2. Pencegahan Risiko Hukum BisnisPerlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI): Strategi mengamankan merek dagang dan menjaga rahasia dagang agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain.

Hubungan Kerja Sama: Mitigasi risiko hukum melalui penyusunan kontrak atau perjanjian kerja sama yang kuat dengan mitra bisnis.Perlindungan Konsumen: Edukasi hak dan kewajiban pelaku usaha guna menghindari sengketa hukum dengan konsumen di kemudian hari.

Materi hukum ini dipaparkan agar produk UMKM tidak sekadar jago kandang, tetapi memiliki fondasi hukum yang kuat untuk menembus pasar ekspor dengan aman.

Sementara itu Drs Gustap Marpaung,SH Dewan Pengawas IPPI mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada Manajemen Bank Indonesia Kantor Perwalikan (KPw) Sumut atas dukungannya ebagai narasumber utama dalam webinar tersebut.

Webinar ini, dilaksanakan secara Nasional yang diikuti oleh para pelaku usaha, pensiunan, mahasiswa dan kalangan lain.

Untuk memperoleh rekaman webinar ini, panitia menyediakan kepada peserta yang sudah berbayar, atau siapa saja yang berminat dengan menghubungi panitia.*

×
Berita Terbaru Update