Notification

×

Iklan

Iklan

Perkuat Sinergi Desa, DPMD Purwakarta Fokus pada Skala Prioritas dan Kolaborasi

Rabu, 29 April 2026 | 07:01 WIB Last Updated 2026-04-29T00:01:32Z
Kepala Dinas DPMD Saat Berdiskusi dengan Wartawan

Purwakarta.Internationalmedia.id.– Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta, Rustaman Arifin, menekankan pentingnya skala prioritas dan kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pembangunan desa. 

Hal ini disampaikan guna memastikan program infrastruktur berjalan tepat sasaran dan objektif.

Dalam diskusi bersama awak media di Kantor DPMD, Selasa (28/4/2026), Rustaman menguraikan strategi pelaksanaan program unggulan seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS).

Rustaman menjelaskan bahwa TMMD merupakan program rutin yang digulirkan oleh pemerintah pusat setiap dua tahun sekali. Program ini menjadi instrumen vital dalam mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan fisik dan non-fisik di pelosok daerah.

"Tahun ini TMMD yang ke-128. Ini adalah agenda rutin nasional yang pelaksanaannya terus kita optimalkan agar manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat desa," ujar Rustaman.

Ia menegaskan bahwa penentuan titik lokasi pembangunan tidak dilakukan secara subjektif atau mendadak. Seluruh usulan harus melalui mekanisme dasar yakni Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Setelah usulan masuk melalui Musrenbang, kami melakukan verifikasi lapangan untuk mengecek skala prioritas. Wilayah yang paling mendesak (urgent) akan didahulukan," tambahnya. Sebagai contoh, terpilihnya Desa Sukajadi didasarkan pada kebutuhan infrastruktur yang nyata di lapangan.

Untuk menyukseskan pembangunan fisik di lapangan, DPMD Purwakarta telah menyiapkan dukungan anggaran sebagai berikut:
TMMD dialokasikan sebesar Rp1,7 Miliar dan Program BSMSS: Dialokasikan sebesar Rp 875 Juta.

Pola penganggaran di DPMD menggunakan sistem dukungan material per item, bukan skema tunai. "Kewenangan belanja barang ada pada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Begitu material tiba, personel TNI bersama warga bisa langsung bekerja, sehingga progres fisik jauh lebih cepat dan efisien," jelasnya.

Dalam hal lain menanggapi pertanyaan terkait anggaran infrastruktur jalan lingkungan di DPMD, Rustaman mengklarifikasi bahwa hal tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita serta bentuk apresiasi pemerintah.

Anggaran tersebut diberikan sebagai reward atau penghargaan atas prestasi desa dalam lomba desa sebelumnya. "Hal ini sangat wajar sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap kinerja desa.
 
Tujuannya adalah memberikan motivasi bagi desa lain untuk terus berprestasi dalam memberikan pelayanan dan pembangunan terbaik bagi warga," pungkas Rustaman. (Ir)

×
Berita Terbaru Update