Jakarta.Internationalmedia.id.-KAI Commuter memastikan kesiapannya secara menyeluruh dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
Sebagai penyedia layanan transportasi kereta komuter perkotaan dan antarwilayah aglomerasi, KAI Commuter fokus pada mobilitas masyarakat dari daerah asal menuju simpul transportasi untuk mudik maupun kebutuhan mobilisasi dalam kota.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, dalam keterangannya petang ini menyampaikan bahwa pada masa Angleb tahun ini, KAI Commuter total mengoperasikan sebanyak 1.149 perjalanan setiap harinya di area Jabodetabek, Merak dan sekitarnya termasuk perjalanan menutup Bandara Soekarno-Hatta. “KAI Commuter menyediakan kapasitas angkut sebanyak 50.244.436 orang atau lebih banyak 4 persen dari kapasitas angkut tahun lalu,” jelas Karina.
Lebih lanjut Karina mengutarakan bahwa untuk layanan Commuter Line Jabodetabek akan dioperasikan sebanyak 1.065 perjalanan setiap harinya. Dengan total kapasitas angkut mencapai 47.059.996, diprediksi sebanyak 18.972.445 orang akan menggunakan Commuter Line Jabodetabek. “Angka tersebut meningkat sebesar 1 persen dari capaian pengguna pada Angleb tahun sebelumnya,” ujarnya.
Selain Jabodetabek, KAI Commuter juga mengoptimalkan layanan Commuter Line Basoetta dan Commuter Line Merak. Setiap harinya, tersedia 70 perjalanan Commuter Line Basoetta dengan dengan total kapasitas angkut sebanyak 415.616 dan diproyeksikan 145.963 orang bergerak menuju bandara untuk mudik.
Guna menjamin kenyamanan, KAI Commuter menyiagakan 5.400 petugas frontliner, mulai dari Masinis, Petugas Pengamanan, hingga Petugas Kesehatan. KAI Commuter juga menambah fasilitas pendukung seperti toilet portable di Stasiun Bogor dan Stasiun Pasar Minggu, serta tenda ruang tunggu di Stasiun Bekasi, Bogor, Tangerang, Rangkasbitung, dan Cilegon.
Layanan Perjalanan Commuter Line Merak
Untuk Commuter Line Merak yang terintegrasi dengan Jabodetabek, kami mengoperasikan 14 perjalanan per hari dan menyediakan kapasitas angkut sebanyak 412.352 dengan volume pengguna di lintas ini diprediksi mencapai 299.259 orang, atau meningkat 1 persen dari tahun lalu.
Sebagai informasi, mulai 13–20 Maret 2026, KAI Commuter melakukan penyesuaian layanan di mana perjalanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon. Pengguna yang akan menuju Stasiun Merak akan dialihkan menggunakan transportasi lanjutan di Stasiun Cilegon.
Penyesuian layanan ini dilakukan juga di tahun-tahun sebelumnya untuk penataan lalu lintas kendaraan yang akan menyebrang melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Bakauheni, khususnya pada kondisi arus puncak Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H.
Saat ini, stasiun-stasiun Commuter Line telah terintegrasi dengan berbagai moda seperti MRT, LRT Jabodebek, Bus TransJakarta, hingga transportasi daring. Pengguna juga dapat memanfaatkan Kartu Multi Trip (KMT) untuk transaksi pembayaran di semua moda tersebut.
“KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mengikuti aturan selama perjalanan, menjaga dan mengawasi anak-anak, mengikuti arahan petugas, serta tetap waspada demi keselamatan bersama,” tutup Karina.(rel)
