Notification

×

Iklan

Iklan

BPS Purwakarta Gelar FGD, Dorong Kualitas Data Sektoral dan Pelayanan Publik Lebih Baik

Senin, 15 Desember 2025 | 15:50 WIB Last Updated 2025-12-15T08:50:36Z

Purwakarta.Internationalmedia.id.– Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pembinaan Statistik Sektoral dan Standar Pelayanan Publik Kabupaten Purwakarta” di Rumah Makan SHSD, Ciganea, Senin (15/12/2025).  

Kegiatan ini diikuti oleh penanggung jawab data dari berbagai Otoritas Penyelenggara Daerah (OPD), media massa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta mahasiswa sebagai pengguna data dan pemberi masukan.  

Kepala BPS Purwakarta, Irna Afrianti, S.Si., M.E., menjelaskan bahwa FGD memiliki dua fokus utama. Pertama, memberikan sosialisasi dan pembinaan mengenai statistik sektoral agar data yang dihasilkan OPD lebih terstandarisasi, terpercaya, dan dapat digunakan untuk perencanaan, monitoring, serta evaluasi kebijakan.  

“Tidak semua OPD memiliki ahli statistik atau pemahaman yang baik mengenai proses statistik, sehingga pembinaan ini penting agar mereka dapat melakukan kompilasi produk administrasi dan memanfaatkan data yang dikumpulkan dengan optimal,” ujar Irna.  

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaring masukan dari berbagai pihak mengenai pelayanan publik yang diberikan BPS Purwakarta. Menurut Irna, media massa berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sehingga akurasi dan objektivitas data menjadi hal yang harus dijaga.  

Irna menambahkan, OPD memiliki data strategis yang perlu dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan daerah. Setiap tahun, BPS se-Indonesia wajib menyelenggarakan FGD sebagai bagian dari penilaian kinerja yang menjadi dasar peningkatan indeks pembangunan statistik.  

“Jika indeks pembangunan statistik masih rendah, berarti kita perlu melakukan perbaikan lebih lanjut. Masukan dari semua pihak sangat berharga,” tegasnya.  

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Purwakarta juga menyampaikan pesan terkait Sensus Ekonomi 2026. Ia menegaskan bahwa sensus ini tidak berkaitan dengan pajak maupun bantuan pemerintah, melainkan bertujuan untuk memotret kondisi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.  

“Kami harapkan masyarakat dapat memberikan data yang sebenar-benarnya agar hasil sensus mencerminkan kondisi yang sebenarnya,” pungkasnya. (Dis/Ir)

×
Berita Terbaru Update