Notification

×

Iklan

Iklan

KBRI Singapura Gandeng Universitas Negeri Semarang

Selasa, 05 Oktober 2021 | 11:32 WIB Last Updated 2021-10-05T04:32:27Z

Jakarta.Internationalmedia.id.- Dalam melaksanakan fungsi pelayanan dan pelindungan bagi para WNI di luar negeri, KBRI Singapura menaruh perhatian lebih untuk pendidikan khususnya bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura. 

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) KBRI Singapura telah berdiri sejak tahun 2009 dan terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia sejak tahun 2017.

PKBM KBRI Singapura bekerja sama erat dengan Sekolah Indonesia (Singapura) Ltd., atau SIS. Pembelajaran PKBM KBRI Singapura dilaksanakan setiap hari Minggu pada pekan kedua dan keempat sesuai sistem libur PMI yang disepakati oleh Pemerintah Singapura. 

Para guru SIS merupakan guru PKBM KBRI Singapura. Saat ini terdapat 98 siswa yang mengikuti pendidikan di PKBM KBRI Singapura. Tahun 2021 ini telah meluluskan 282 siswa Paket B dan 38 Paket C. 20 siswa dari 38 lulusan telah melanjutkan pendidikannya di Universitas Terbuka Pokjar Singapura.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di PKBM, KBRI Singapura bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata dan Praktik Lapangan Persekolahan di PKBM KBRI Singapura dan Sekolah Indonesia Singapura. 

Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa UNNES dalam bentuk mengajar di Paket B dan Paket C secara daring, serta penyelenggaraan workshop sesuai tema-tema yang dibutuhkan. 

Sebanyak delapan mahasiswa UNNES dari beragam program studi seperti Pendidikan Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Kimia akan melakukan KKN.

Ketika membuka program Kuliah Kerja Nyata (03/10/2021), Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo mengatakan bahwa SIS merupakan sekolah yang luar biasa, bukan hanya menerima siswa dari kalangan diplomat dan ekspatriat tapi juga dari PMI melalui PKBM. 

Hal ini sangat menginspirasi bagi PMI untuk dapat meningkatkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ia juga memberikan apresiasi setingginya kepada Rektor UNNES dan seluruh civitas UNNES untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk melakukan KKN di PKBM KBRI Singapura.

Hal ini akan memberikan pengalaman baru yang nantinya akan menjadi bekal bagi mahasiswa UNNES dan pelajar PKBM di masa yang akan datang.

Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum mengucapkan terima kasih kepada Dubes Tommy dan Atase Pendidikan KBRI Singapura atas dukungannya kepada UNNES terutama kepada mahasiswa UNNES. 

Rektor berharap kerjasama terus berjalan dan semua siswa yang mengikuti KKN di PKBM KBRI Singapura dapat melakukan pendampingan edukasi, literasi dan adaptasi pada PKBM KBRI Singapura selama program KKN dijalankan dan pemberdayaan komunitas, tenaga kerja migran dalam bidang kesehatan serta lingkungan.(marpa)

×
Berita Terbaru Update