-->

Notification

×

Iklan

Iklan

KJRI Chicago Perkenalkan Varian Baru Kopi Spesialti Asal Indonesia

Kamis, 01 Juli 2021 | 7/01/2021 WIB Last Updated 2021-07-01T04:35:33Z

Wah.... harum dan enaknya kopi Simalungun ini

Jakarta.Internationalmedia.id.-KJRI Chicago mempromosikan Kopi Spesialti Indonesia melalui acara Coffee Cupping dengan mengundang pelaku bisnis dan ahli kopi di Midwest, Amerika Serikat (AS)di rooftop function area KJRI Chicago.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan beberapa perusahaan roastery terbesar di AS yaitu Intelligentsia, Metric Coffee, Stivers Coffee dan New Math Coffee.

 

Biji kopi hanya bisa dikategorikan sebagai Kopi Spesialti bila memperoleh grade/nilai 80 atau lebih di skala 100-poin Coffee Review. Mulai dari cara penanaman, bentuk biji yang sempurna, serta proses pengolahan dan pengeringan terbaik baru bisa menghasilkan apa yang disebut Kopi Spesialti.

 

Kegiatan cupping dipandu oleh Mikey Rinaldo, seorang barrista sekaligus Q-grader bersertifikasi Indonesia yang tinggal di Chicago dan telah beberapa kali memenangkan ajang kompetisi barrista internasional.

 

Seorang Q-Grader itu sendiri adalah mereka yang telah lulus ujian Coffee Quality Institute, setelah melewati pelatihan dan ujian yang ketat. Di seluruh dunia, diperkirakan hanya terdapat 3.500 orang Q-Grader bersertifikasi. 

 

Dalam kesempatan ini Mikey melakukan cupping terhadap 8 varian kopi spesialti yang terdiri atas jenis Azalea, Semendo, Siamang Forest, Simalungun, Sunda Aromani, Papandayan, Pulu-pulu Natural, dan Toraja Pulu-pulu. 


Keseluruh kopi spesialti yang ditampilkan adalah yang berasal dari perkebunan bersertifikasi, diolah dan dikembangkan sesuai standar kopi spesialti, serta bersifat berkelanjutan karena dalam pengelolaannya memperhatikan kesejahteraan para petani, pemilik lahan perkebunan maupun masyarakat sekitar.

 

Adapun kopi yang dijui tersebut berasal dari sejumlah perusahaan seperti Klasik Beans, Tanamera, Sosogood Coffee Company dan Bloom.

 

Konjen RI Chicago Meri Binsar Simorangkir menyatakan,Acara Coffee Cupping ini untuk ditujukan utamanya untuk memperkenalkan kopi spesialti Indonesia yang belum ada di daerah Midwest, AS.

 

Sejauh ini kopi Indonesia yang sudah banyak beredar adalah kopi jenis Sumatera dan Java. Melalui acara ini diharapkan tumbuh permintaan terhadap varian kopi Indonesia yang lain, sehingga pada akhirnya turut mendongkrak ekspor kopi Indonesia secara keseluruhan.

 

Senada dengan Konjen Meri, Mikey mengatakan, “Kopi Indonesia memiliki karakteristik yang kuat, dan masing-masing daerah memiliki cita rasa yang berbeda. Hal ini saya yakini akan menjadi daya tarik tersendiri, dan berpotensi besar untuk menembus pasar AS".

 

Perwakilan sejumlah perusahaan kopi yang hadir dalam acara juga turut menyampaikan ketertarikan terhadap kopi asal Indonesia. Donnie Hunt dari Stivers menyebut bahwa dirinya hanya mengetahui kopi Sumatera dan Jawa, dan senang dapat mengetahui jenis kopi Indonesia yang lain.

 

Donnie bahkan menambahkan karena Stivers Coffee selalu menyediakan kopi untuk bintang film & Hollywood stars yang datang untuk syuting di Chicago, Donnie menyatakam bahwa kopi Spesialti Indonesia bisa juga dinikmati Bintang Hollywood

 

Sementara Kim Nguyen dari Intelligentsia Coffee menyampaikan bahwa kopi asal Pulu-Pulu memiliki komposisi yang seimbang dan merupakan salah satu kopi favoritnya dari seluruh yang ditampilkan.

 

Senada dengan hadirin, Miro Lomeli dari Metric Coffee menyatakan keyakinannya bahwa kopi spesialti Indonesia memiliki peluang besar untuk diterima oleh penggemar kopi AS.

 

Acara Coffee Cupping kali ini merupakan kelanjutan dari rangkaian promosi kopi spesialti Indonesia yang akan dilakukan KJRI Chicago sepanjang 2021. Pada tanggal 16 Juni lalu, KJRI juga mengadakan promosi kopi Indonesia melalui kegiatan Indonesian Coffee Day, dengan menggandeng salah satu coffee shop dengan jaringan cukup besar di AS, Peet's Coffee.

 

Mendukung acara promosi, pihak Peet's Coffee pada tanggal tersebut secara khusus menyajikan menu berbasis biji kopi Sumatra, berupa kopi hitam, latte dan cappuccino kepada warga Chicago yang hadir di gerai Peet's bersamaan dengan acara tersebut.

 

Sesuai dialog dengan para hadirin di acara tersebut, banyak diantara para pecinta kopi yang sudah familiar dengan kopi Sumatra, namun mereka belum mengasosiasikan kopi Sumatra dengan Indonesia.

 

Para pelanggan Peets Coffee menyukai cita rasa kopi Sumatra yang khas, dan secara khusus memberikan apresiasi terhadap acara Indonesian Coffee Day ini karena telah memberikan wawasan baru terhadap kekayaan varian kopi Indonesia.

 

Melalui rangkaian Indonesian Coffee Day dan Coffee Cupping, KJRI Chicago berharap dapat menjangkau dua pangsa pasar yang sangat berbeda: masyarakat awam pecinta kopi maupun para ahli kopi profesional.

 

Dengan melakukan dua acara yang fokus target yang berbeda, hasil yang didapatkan bisa lebih holistik dan tidak terbatas kepada niche market saja.(lysmar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update