Notification

×

Iklan

Iklan

Menparekraf Bilang, Makam Nomensen Merupakan Sebuah Destinasi Wisata Religi

Kamis, 10 Juni 2021 | 21:36 WIB Last Updated 2021-06-10T14:36:09Z

Menparekrat, Sandiaga Uno diapit Bupati Toba dan Ephorus HKBP,Pendeta Robinson Butarbutar

Toba.Internationalmedia.id.-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan agar Makam Missionaris Kristen di Tanah Batak Dr. I.L Nommensen yang berada di Desa Sigumpar, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba dirawat dan dikelola dengan baik.

 

Tanggung jawab pengelolaan tersebut ia titipkan kepada Direktur Utama Badan Pengelola Otorita Danau Toba (Dirut BPODT) Jimmy Bernando Panjaitan yang turut serta dalam kunjungan tersebut.

 

Menurut Sandiaga Uno, Makam tersebut merupakan sebuah destinasi wisata religi yang ada di Toba.

 

"Makam ini bukan sebatas dirawat tapi ditingkatkan sebagai destinasi wisata religi terutama dari aspek CHSE nya," kata Menteri Sandiaga Uno seusai ziarah ke makam Dr.I.L.Nommensen ,Kamis (10/6/2021).

 

Dr. I.L .Nommensen dikenal sebagai pahlawan yang memberikan pendidikan modern, kesehatan modern yang menjadi cikal bakal kemajuan dan pembaharuan hidup orang Batak.

 

Bahkan, ia menjelaskan bahwa Dr.I .L Nommensen dikenal sebagai tokoh misionaris yang memberikan perubahan bagi masyarakat Batak Toba di masa dulu.

 

"Nomensen dapat dikategorikan sebagai pahlawan yang membawa kemajuan dan mengangkat harkat dan martabat bagi kehidupan orang Batak," jelasnya.

 

Hal ini juga diperlihatkan lewat keuletan beliau selama mengabdi sebagai misionaris di Tanah Batak yang tentunya dapat dijadikan sebagai teladan bagi hidup manusia.

 

Terlihat, Menteri Sandiaga Uno bersama Ephorus HKBP Pendeta Robinson Butarbutar berjalan dari pintu gerbang gereja HKBP Sigumpar hingga ke makam Dr. I. L Nomensen yang berjarak 250 meter.

 

Para penatua dan pendeta sudah berada di lokasi dan bersiap memberikan cendera mata bagi Sandiaga Uno. Ia berharap bahwa gereja menjadi corong pengembangan pariwisata di kawasan Toba.

 

"Kami telah memiliki rencana aksi, tadi sudah dikatakan oleh Pak Dirut agar segera ditandatangani kerjasamanya. Karena dari mimbar itulah kita bisa mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif untuk kesejahteraan rakyat," terangnya.

 

Ia berharap para pengunjung yang mencapai 100 ribu sebelum pandemi Covid-19 bertambah.

 

Dan kita berharap juga 100 ribu pengunjung sebelum Covid-19 dari nusantara dan mancanegara tidak hanya kita tingkatkan, tapi kualitasnya dan keberlanjutannya.

 

Ia berharap kehadiran destinasi religi ini, pengunjung bukan hanya menikmati keindahan kawasan Danau Toba. Kami sangat mendukung makam Dr. I. L Nomensen sebagai satu objek wisata religi yang menambah nilai spiritual bagi pengunjung.

 

"Pengunjung yang datang bukan semata-mata untuk menikmati keindahan alam, tapi juga nuansa religi. Missionaris ini juga menjadi teladan bagi generasi muda yang sesuai dengan tatanan religi," terangnya.

 

Kami juga ingin menambah jumlah hari kunjungan wisatawan ke Toba dan kualitas pariwisata di Toba. Sehingga menciptakan lapangan kerja baru serta mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Toba.

 

Dengan demikian, ia menitip pesan agar Dirut BPODT Jimmy Bernando Panjaitan agar proaktif dalam pembangunan wisata religi tersebut.

 

"Saya ingin menutup dengan menitipkan pesan agar kawasan pemakaman ini serta dipelihara dan dirawat dengan baik. Saya titip kepada Pak Dirut agar proaktif dan mengajak tokoh-tokoh di Jakarta," katanya.

 

Turut hadir menyambut menteri, Bupati Toba Poltak Sitorus, Wabup Toba Tonny M.Simanjuntak, Ephorus HKBP Pdt.Robinson Butarbutar, unsur Forkopimda Toba ,dan para tokoh dan pejabat lainnya. (MC/Ung)

×
Berita Terbaru Update