-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tiba Sabtu pagi, Indonesia terima Batch Ketiga Vaksin AstraZeneca dari fasilitas COVAX

Sabtu, 08 Mei 2021 | 5/08/2021 WIB Last Updated 2021-05-08T05:11:45Z

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan pers secara virtual terkait ketibaan batch ketiga Vaksin AstraZeneca dari COVAX Facility

Jakarta.Internationalmedia.id.- Indonesia menerima batch ketiga vaksin COVID-19 AstraZeneca dalam bentuk jadi, dari jalur multilateral COVAX Facility, yang tiba melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu pagi.

 

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dalam keterangan pers virtual yang disaksikan melalui Youtube Sekretariat Presiden, di Jakarta Sabtu(8/5/2021) menyatakan, Indonesia patut bersyukur karena dapat kembali menerima batch ketiga vaksin dari jalur multilateral dari COVAX Facility.

 

Dikatakan, jumlah vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi yang tiba Sabtu hari ini sebesar 1.389.600 dosis vaksin.

 

Sebelumnya pada Kamis 6 Mei 2021, juga telah tiba sebesar 55.300 dosis vaksin AstraZeneca.

 

"Dengan demikian jumlah vaksin batch ketiga minggu ini dari COVAX Facility sebesar 1.444.900 dosis vaksin jadi AstraZeneca," jelas Menlu.

 

Menlu menyampaikan total vaksin AstraZeneca dari jalur multilateral yang telah sampai di Indonesia sebesar 6.410.500 dosis vaksin jadi.

 

Sedangkan secara keseluruhan, jika dihitung seluruh vaksin COVID-19 yang telah diamankan Indonesia sejak awal hingga hari ini berjumlah 75.910.500 dosis vaksin.

 

Rinciannya yakni, vaksin Sinovac sebanyak 68.500.000 dosis, AstraZeneca dari COVAX Facility 6.410.500 dosis, dan vaksin Sinopharm sebesar 1 juta dosis.

 

Menlu mengatakan Indonesia sangat memahami upaya untuk memenuhi komitmen kesetaraan akses vaksin bagi semua negara tidak mudah.

 

Menurutnya, usaha keras terus dilakukan COVAX Facility yang didukung lembaga GAVI, WHO, CEPI dan bermitra dengan UNICEF, bagi pemenuhan vaksin setara bagi semua negara.

 

"Kita mengapresiasi upaya tersebut. Sejak awal pandemi secara konsisten Indonesia terus menyuarakan akses vaksin setara bagi semua. Indonesia juga mendukung penghapusan paten vaksin COVID-19 guna mendorong kapasitas produksi dunia terhadap vaksin," tambah Menlu.

 

Pada 17 Mei 2021 mendatang, Menlu Retno bersama Menteri Kesehatan Etiophia, dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada akan memimpin pertemuan COVAX AMC Engagement Group.

 

Pertemuan itu dilakukan untuk membahas situasi terkini upaya pemenuhan vaksin setara bagi semua negara.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update