Jakarta.Internationalmedia.id – EL JOHN TV menghadirkan wajah visual yang lebih modern, simpel, adaptif, dan relevan terhadap perkembangan media digital, tanpa meninggalkan jati diri sebagai media yang konsisten mengangkat potensi pariwisata, bisnis, dan investasi Indonesia.
Perkembangan dunia digital yang pesat, dan teknologi AI yang semakin masif, menjadi rujukan dari El John TV untuk melakukan transformasi dengan langkah strategis melalui rebranding dan untuk memperkuat eksistensinya.
CEO El John Media, Donny De Keizer menyebutkan, melalui logo baru, EL JOHN TV menegaskan visinya untuk terus menjadi jembatan informasi, sekaligus menjadi mitra media yang relevan bagi pemerintah, pelaku industri, dan investor,” ucap Donny, Senin (26/1/2026).
Disebutkan, EL JOHN TV telah lama berkecimpung dalam mengakselerasi sektor pariwisata, bisnis, dan investasi nasional. Sejak tahun 2007 telah menjadi TV Digital pertama di Kementrian Pariwisata.
Ada beragam acara dalam peluncuran logo baru ini, di antaranya talkshow / sesi dialog yang menyangkut dunia pariwisata dan ekosistemnya.
Dalam sesi Talk show bertajuk “Out Look Pariwisata 2026: Arah Bisnis, Investasi, dan Kekuatan Media”, yang menghadirkan 3 nara sumber kompeten, yaitu ; M. Johnnie Sigiarto, Founder & Chairman EL JOHN Indonesia; Jeffry Yunus, Ketua Umum Perhimpunan Pecinta Pariwisata Indonesia (P3I); serta Klemens B. Rahardja, Founder The Entrepreneur Society.
Hal yang dibahas proyeksi pariwisata Indonesia ke depan, terhadap peluang bisnis dan investasi, serta peran strategis media dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.
M. Johnnie Sigiarto menegaskan bahwa pariwisata Indonesia pada 2026 akan semakin dinamis seiring kebangkitan permintaan pasar dan pergeseran preferensi wisatawan yang semakin digital-savvy. Menurutnya, peluang bisnis terbuka lebar di sektor pengalaman lokal, travel technology, serta hospitality yang terintegrasi.
Sementara itu, Jeffry Yunus menekankan pentingnya prinsip keberlanjutan dan inklusivitas dalam pengembangan pariwisata nasional. Ia menilai bahwa bisnis pariwisata perlu beradaptasi dengan kebutuhan wisatawan yang semakin mencari pengalaman autentik dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Sementara Klemens B. Rahardja menyebut 2026 sebagai momentum penting bagi pelaku pariwisata untuk berinovasi melalui model bisnis yang adaptif dan berkelanjutan.
Media, termasuk content creator dan influencer, berperan besar dalam membentuk tren dan mengedukasi pasar. Kolaborasi antara korporasi, UMKM, dan kreator konten akan menjadi kekuatan baru dalam mengakselerasi pertumbuhan pariwisata Indonesia.
Sebelumnya, El John TV juga melaksanakan MoU dengan sejumlah mitra strategis, antara lain Alva Primero, Perhimpunan Pecinta Pariwisata Indonesia (P3I), The Entrepreneur Society (TES), serta Deep Intelligence Riset Indonesia.
Puncak acara ditandai dengan seremoni peluncuran logo baru EL JOHN TV yang merepresentasikan transformasi visual dan semangat baru perusahaan. Logo ini dirancang lebih modern, simpel, dan adaptif terhadap berbagai platform digital, sekaligus mempertegas identitas EL JOHN TV sebagai “The Tourism Channel”. (RBS)
