-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Diinstruksikan Tiap hari Jumat pakai Teluk Belanga, Bupati Batu Bara Dilantik jadi Ketua MABMI Sumut

Jumat, 12 Maret 2021 | 3/12/2021 WIB Last Updated 2021-03-12T08:26:35Z

Ketua Umum PB MABMI menyerahkan bendera pataka kepada Ketua MABMI Wilayah Sumut

Batu Bara.Internationalmedia.id.- Ketua Umum Pengurus Besar Masyarakat Adat Budaya Melayu Indonesia(PB MABMI), Datok Sri H. Syamsul Arifin melantik Bupati Batu Bara, Ir. H Zahri periode 2021-2025 secara daring luring di Aula Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan, Kamis(11/03/2021).

 

Pelantikan yang diikuti 10 wilayah MABMI Se –Indonesia di hadiri Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi, Anggota DPR RI Johar Arifin, Wakil Ketua DPRD Provsu Harun Nst, Unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara. Para Sultan Sultan Raja Melayu Sumatera Utara.

 

"Pelantikan ini Sudah lama kita nantikan, hanya saja menjadwalkan para tokoh di Sumut, Sehingga pada hari ini dapat disatukan dan dilaksanakan sesuai Protokol Kesehatan Covid 19. " Sebut Zahir Sebagai Ketua PW MABMI Sumut sebagai kata sambutan pertama.

 

Ketua Umum PB MABMI Datok Sri H. Syamsul Arifin mengatakan, orang yang paling tepat yaitu Ir. H Zahir untuk menjadi ketua PW MABMI. Kedepannya tugas Zahir sebagai Ketua PW MABMI tidak gampang. Mari kita dukung PW MABMI untuk menjaga dan membesarkan adat dan budaya Melayu di Sumatera Utara.

 

Sementata itu Gubernur Sumatera Utara, H. Edy, menyampaikan bahwa titik pertama bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu. Untuk itu kita perlu menjaga budaya Melayu di Indonesia.

 

Kedepannya saya menginstruksikan setiap hari Jumat pakai teluk belanga di daerah-daerah Melayu dan memakai pakaian adat masing masing daerah. Hal ini untuk menunjukan bahwa budaya dan adat di Provinsi Sumatera Utara sangat bernilai besar, tegasnya.

 

Bupati Batu Bara, Ir H. Zahri menyatakan, sebagai putra melayu saya mengucapkan terima kasih kepada PB Umum MABMI dan berbagai pihak yang ikut turut dalam membuat susunan organisasi PW MABMI Sumut.

 

Sebagai putra melayu dan anak daerah Sumut, amanat yang diberikan ini akan dijunjung tinggi.

 

Saya berharap suku Melayu bersatu, dengan target utama para puak puak melayu bersatu. Dengan tujuan untuk memulai kesejahteraan orang Melayu khususnya orang Melayu dipelosok pelosok provinsi Sumatera Utara.

 

Dan tentunya agar menjaga budaya dan adat Melayu, yang diketahui zaman sekarang sedikit bergeser. Untuk itu kita jaga dengan sama dan sungguh - sungguh menjaga nilai adat dan nilai budaya Melayu,katanya.(buyung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update