-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemda Provinsi Jabar Tata Aset Dinas Pendidikan

Rabu, 08 Juli 2020 | 7/08/2020 WIB Last Updated 2020-07-08T11:11:19Z
Sekda Pemprov Jabar, Setiawan Wangsaatmaja(Humas Jabar)

Bandung.Internationalmedia.id- Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar secara proporsional terus melakukan penataan dan pendataan terkait keuangan dan aset di lingkungannya.

Salah satunya, guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Adapun Jabar sembilan kali berturut-turut meraih WTP untuk LKPD Tahun Anggaran (TA) 2011-2019.

Di sektor pendidikan, Pemda Provinsi Jabar tengah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) terkait Pengelolaan Aset pada Dinas Pendidikan. Selain aset tanah dan bangunan, aset tersebut mencakup bangku, meja, hingga alat praktikum di SMA/SMK/SLB se-Jabar.

Selain pengecekan aset secara langsung, Setiawan menyatakan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jabar tengah menyiapkan program/aplikasi untuk penataan aset secara online atau dalam jaringan (daring).

"Terkait manajemen aset, saya minta program atau aplikasi yang dikembangkan oleh BPKAD segera disosialisasikan. Bahwa kita akan bermain secara virtual terlebih dahulu sebelum kita melakukan cek fisik ke lapangan.

Ada juga usulan, virtual yang sifatnya online juga harus bisa offline (sehingga terintegrasi datanya).

Disebutkan, pengembangan aplikasi tersebut juga harus disesuaikan dengan perubahan format inventarisasi barang.

Untuk itu Setiawan  meminta Kepala Dinas Pendidikan Jabar segera menunjuk pejabat yang akan bertugas mengelola aset di sekolah-sekolah.

Setiawan juga berpesan kepada Sekretaris Dinas Pendidikan Jabar untuk memperhatikan jabatan fungsional pengelola aset karena manajemen aset merupakan hal yang penting.

Pemda Provinsi Jabar juga mengumpulkan para Kepala Cabang Dinas Pendidikan se- Jabar untuk menampung aspirasi sekaligus menjaring permasalahan di lapangan khususnya terkait aset.(*)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update