-->

Notification

×

Iklan

Iklan

DPRD Jabar Minta Redam Kegaduhan Bansos Covid di Daerah

Jumat, 01 Mei 2020 | 5/01/2020 WIB Last Updated 2020-05-01T10:01:28Z

Bandung.Internationalmedia.Id,- Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdul Hadi Wijaya meminta seluruh pihak segera meredam kegaduhan menyusul pembagian bansos Covid 19 oleh Pemprov Jabar.
Kegaduhan yang terjadi justru mengakibatkan fokus penanganan masyarakat terdampak pandemi Covid-19 menjadi terganggu. Pihaknya menginginkan, penyelesaian dampak ekonomi akibat Covid-19 ini dapat diatasi dalam suasana yang kondusif.
Dikatakan, permasalahan ini adalah permasalahan kesehatan, lalu meluas menjadi persoalan ekonomi menyusul adanya pembatasan sosial dan lain-lain. Jangan sampai meluas lagi ke permasalahan konflik sosial politik, pintanya,
Dalam keterangannya yang diminta lewat telepon selulernya,  Kamis(30/ 4/2020) Dia meminta aparat berwenang ikut turun tangan meredam kegaduhan tersebut. Terlebih, dirinya mencium adanya gelagat pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi gaduh ini.
Dia minta agar Gugus Tugas segera menangani kegaduhan ini. Demikian juga pihak kepolisian, intel, harus dideteksi, siapa yang bermain ini. Silahkan dengan tupoksinya aparat yang berwenang meredam masalah ini.
Sebagaimana diketahui, puluhan kepala desa (kades) yang tergabung dalam Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Sukabumi menghentikan bantuan untuk warga terdampak Covid 19.
Hal tersebut menyusul adanya tumpang tindih dalam verfikasi data. Setidaknya ada 19 ribu dari 75 ribu data bantuan yang tumpang tindih. Penghentian tersebut setelag, sejumlah kepala desa se-Kabupaten Sukabumi, melakukan unjukrasa.(Lys)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update