-->

Notification

×

Iklan

Iklan

DPRD: Jangan Mudik Agar Pandemi Covid 19 Segera Berakhir

Jumat, 01 Mei 2020 | 5/01/2020 WIB Last Updated 2020-05-01T11:15:11Z

Bandung.Internationalmedia.Id.- Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Ijah Hartini mengajak warga masyarakat untuk tidak mudik agar Pandemi Covid 19 ini segera berakhir.

Ditengah-tengah pandemi Covid 19, pemerintah telah melarang warga dan masyarakat secara umum untuk tidak mudik. Untuk itu perlu disikapi dengan positif.

Namun demikian, tak dipungkiri, memang ada persoalan distribusi pangan di tengah pandemi covid-19. Maka dari itu, Ijah meminta setiap daerah memiliki kemandirian pangan.

Politisi Partai Demokrat Indonesia Perjuangan(PDIP) ini dalam siaran persnya Rabu (20/4’2020) meminta, agar tiap daerah kota/kabupaten harus memiliki kemandirian pangan karena dampak ekonomi dari Covid-19 ini tidak terprediksi.
Tapi saya lihat, faktor penunjang keberhasilan untuk kemandirian pangan ini belum bisa terlaksana secara maksimal karena banyak irigasi di Jawa Barat yang mengalami kerusakan.
Dikatakan, sesuai Tupoksinya, bahwa Dinas PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air) menjadi pelaksana, perumus, dan penentu kebijaksanaan teknis dibidang pengelolaan sumber daya air, yang meliputi bidang irigasi dan drainase, tentu hal ini harus fokus dijalankan.

Jangan sampai membangun waduk atau situ yang arahnya demi kepentingan pariwisata, sehingga ada alokasi anggaran yang tidak sesuai prioritas. Selain harus fokus pada perencanaan, Dinas PSDA juga harus meningkatkan serapan anggaran dan pencapaian kinerjanya, tambahnya.

Tak hanya itu, kata Ijah, semua elemen harus memikirkan bagaimana kemandirian pangan ini dapat tercapai.

Selain Dinas PSDA yang harus fokus dalam menjalankan tupoksinya, penting juga untuk Dinas Pertanian untuk mensosialisasikan program-program terkait ketahanan pangan sehingga dalam kondisi ini tidak ada masyarakat yang kekurangan makanan.

Dinas PSDA dan Dinas Pertanian berperan terus sampai tahap eksekusi, dan memberdayakan mitra-mitranya. Bagaimanapun, irigasi tuntas dari primer sampai tersier harus diprioritaskan agar mampu menunjang pertanian dan produksi pertanian di Jawa Barat berjalan optimal.

Dinas harus jeli dengan memberikan benih padi dan pupuk di wilayah sentra-sentra pertanian yang akan segera memulai tanam padi dan bibit sayuran berumur pendek yang bisa ditanam di halaman. Hal ini bisa dikerjasamakan dengan Tim Penggerak PKK dan kelompok dasawisma.

Sosialisasi terus dilakukan secara bertahap untuk mampu menstimulasi masyarakat. Hal ini juga bisa dimulai dari keluarga, melalui Dasawisma dan berkoordinasi dengan Tim PKK.

Peran Dasawisma ini sebagai ujung tombak terdepan yang diharapkan bisa menggerakkan seluruh kegiatan yang langsung berkaitan, dengan hidup serta kehidupan masyarakat.

Agar masyarakat tetap produktif dalam situasi ini,kata Ijah anggota Dewan dari Dapil 13 : Kabupaten Kuningan, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran ini.(Lys)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update