Notification

×

Iklan

Iklan

Tinjau Pasca Kebakaran, Menpar Minta Autentisitas Desa Adat Sade Tetap Dijaga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:35 WIB Last Updated 2026-08-28T14:35:33Z
Menpar Widiyanti Putri, berdialog dengan masyarakat desa Sade.

Lombok Tengah.Internationalmedia.id.- Pemulihan Desa Adat Sade pascadampak kebakaran tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menjaga kelestarian nilai budaya, kearifan lokal, serta autentisitas arsitektur tradisional suku Sasak. 

Kepastian tersebut ditegaskan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana saat meninjau langsung lokasi terdampak di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (27/8/2026).

Menpar Widiyanti menyampaikan empati mendalam sekaligus berdialog langsung dengan warga, pelaku UMKM penenun, hingga tokoh masyarakat setempat untuk memetakan langkah pemulihan yang tepat sasaran.

"Saya datang ke Sade untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Rumah-rumah tradisional di Sade bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang mencari nafkah serta warisan sejarah dan identitas suku Sasak yang dijaga lintas generasi," ujar Menpar Widiyanti.

Ia menambahkan bahwa masyarakat lokal harus menjadi pelaku utama dalam seluruh proses rehabilitasi. Langkah ini penting agar roda kehidupan sosial dan ekonomi warga dapat segera pulih tanpa mengikis identitas budaya yang menjadi daya tarik utama pariwisata Lombok.

Melalui koordinasi lintas sektor, Kementerian Pariwisata berkomitmen mendampingi pemulihan Desa Adat Sade secara menyeluruh. Penanganan ini dirancang untuk mengembalikan fungsi ekosistem pariwisata berbasis masyarakat sekaligus menjamin keberlanjutan tradisi lokal yang telah menjadi kebanggaan destinasi NTB.(RBS).

×
Berita Terbaru Update