![]() |
| H. Muhamad Sidkon Dj., S.H. |
Bandung.Internationalmedia.id.- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Muhamad Sidkon Dj., S.H., mengapresiasi pelaksanaan Upacara Penyerahan Remisi Umum dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, Senin (17/8/2026).
Menurut Sidkon, pemberian remisi bukan sekadar bentuk penghargaan kepada warga binaan yang telah mengikuti proses pembinaan dengan baik, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
“Saya merasa appreciate terhadap pemberian remisi tahun ini yang jumlahnya juga cukup besar. Sebagian besarnya mereka adalah warga Jawa Barat sendiri,” ujar Sidkon.
Ia berharap remisi yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kemandirian, serta berkomitmen tidak mengulangi tindak pidana yang pernah dilakukan.
“Mereka punya harapan untuk bisa mengabdi kepada Jawa Barat lebih baik lagi, lebih mengintrospeksi diri, tambah mandiri, maju, dan tidak mengulangi lagi apa yang dilakukan kemarin sebagai tindak pidana,” katanya.
Selain memberikan apresiasi terhadap pemberian remisi, Sidkon menekankan pentingnya sinergitas antarlembaga dalam mendukung proses pembinaan dan pemenuhan kebutuhan warga binaan di lembaga pemasyarakatan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu melibatkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta jajaran wilayahnya, DPRD, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sinergi diperlukan agar berbagai kebutuhan yang menunjang pembinaan warga binaan dapat ditangani secara optimal.
“Ini kan sinergitas antarlembaga. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kanwil-nya, kita sebagai Dewan, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memiliki anggaran. Bagaimana kebutuhan yang ada di sini yang bisa diberikan oleh Provinsi Jawa Barat, kita harus mem-backup,” jelasnya.
Sidkon menegaskan, DPRD Jawa Barat memiliki peran penting dalam mendorong dan mendukung kebijakan maupun penganggaran yang dapat menunjang kebutuhan lembaga pemasyarakatan serta meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.
“Sebagai legislatif harus mendorong, mem-backup, menyetujui, sehingga nanti menjadi kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bersinergi itu penting,” tuturnya.
Ia menilai kehadiran berbagai unsur pemerintahan dalam kegiatan penyerahan remisi tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya baru tahu, saya datang ke sini, Wakil Gubernur juga datang ke sini. Ini sebagai tanda baik untuk bersinergi,” pungkasnya.
Sidkon berharap sinergitas antarlembaga tersebut dapat terus diperkuat dan diwujudkan dalam berbagai program yang mendukung pembinaan warga binaan. Dengan demikian, warga binaan tidak hanya mendapatkan haknya selama menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan, kemandirian, dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat serta berkontribusi secara positif bagi Jawa Barat.(*)
