Notification

×

Iklan

Iklan

Hadir di Pelantikan INTI, Hashim Serukan Persatuan Nasional

Senin, 10 Agustus 2026 | 18:04 WIB Last Updated 2026-08-10T11:04:10Z
Pelantikan PINTI Pusat,  dr.Metta Agustina Mars sebagai Ketua

Jakarta.Internationalmedia.id.-Utusan Presiden Bidang Energi dan Iklim sekaligus Ketua Dewan Penasehat Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Hashim Djojohadikusumo, menegaskan pentingnya persatuan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. 

Hal itu disampaikannya dalam acara Pelantikan Pengurus Pusat, Daerah, serta Sayap Organisasi Perhimpunan INTI (Perempuan INTI dan Generasi Muda INTI) masa bakti 2026–2030 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam.

Dalam sambutannya, Hashim menyampaikan bahwa latar belakang masyarakat yang sangat beragam merupakan kekuatan utama bangsa yang dipersatukan dalam satu identitas nasional.

Hashim juga menegaskan sikap terbuka dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terhadap aspirasi maupun masukan dari masyarakat. Meski demikian, ia mengingatkan agar setiap kritik disampaikan secara konstruktif tanpa melanggar hukum.

"Pemerintah Prabowo dan Gibran itu sangat terbuka. Kalau ada kritik silakan, enggak ada masalah. Kritik itu selalu baik kalau membangun, tetapi kritik jangan menjadi kekerasan, jangan jadi makar," tegas Hashim di hadapan para undangan.

Dorong Kolaborasi dan Menjaga Keberagaman

Senada dengan Hashim, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, yang juga menjabat sebagai Dewan Penasehat Perhimpunan INTI, mengajak seluruh jajaran pengurus di tingkat pusat maupun daerah untuk terus merawat keberagaman serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.

“Mari kita rawat persatuan dengan saling mendukung, membangun kolaborasi, dan kerja sama agar Indonesia semakin baik,” ujar Sultan.

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan INTI masa bakti 2026–2030, dr. Indra Wahidin, menjelaskan bahwa acara pelantikan bertajuk "Bersatu dalam Semangat Merah Putih, Berkarya untuk Negeri" ini mencerminkan komitmen organisasi dalam menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"INTI hadir bukan hanya sebagai organisasi masyarakat, tetapi sebagai rumah besar yang mengedepankan semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong," kata dr. Indra.

Ketua Harian sekaligus Ketua Pelaksana, Ulung Rusman, melaporkan bahwa Perhimpunan INTI saat ini telah terbentuk di 18 provinsi dan memiliki 80 pengurus cabang di tingkat kabupaten/kota. 

Sebelum prosesi pelantikan, para pengurus juga berpartisipasi dalam program live Kementerian Hukum bertajuk "Pasti Ada Solusi" edisi khusus Perhimpunan INTI yang dilanjutkan dengan sesi pembekalan organisasi.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat negara dan tokoh nasional, antara lain Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, Jamintel Kejagung Prof. Reda Manthovani, Jamdatun Kejagung Narendra Jatna, Dirjen AHU Kemenkum Dr. Widodo, anggota DPR RI, anggota DPRD DKI Jakarta Hilda, serta para pendiri INTI dan perwakilan paguyuban Tionghoa.(RBS)

×
Berita Terbaru Update