Notification

×

Iklan

Iklan

Buka Konferprov PWI Jabar 2026, Wali Kota Bandung Dorong Rekonstruksi Jurnalisme dan Peningkatan Kompetensi Pers

Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:44 WIB Last Updated 2026-08-12T12:44:02Z
Walikota Bandung, Muhammad Farhan dalam Sambutannya di Acara Konferprov PWI Jabar 2026

Bandung.Internationalmedia.id.— Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara resmi membuka Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Tahun 2026 yang diadakan di Hotel Horison Bandung, Rabu s.d. Kamis (12-13/8/2026).

Dalam forum tersebut, Farhan menekankan pentingnya penguatan profesionalisme, integritas, dan kualitas insan pers di tengah cepatnya perubahan ekosistem informasi.

Farhan menyoroti adanya jurang kualitas pada produk pers saat ini. Menurutnya, di satu sisi masih ditemukan karya jurnalistik yang dibuat secara asal-asalan, namun di sisi lain terdapat karya yang menunjukkan kedalaman dan keterampilan jurnalistik yang sangat tinggi.

“Melihat dan membaca karya yang asal-asalan berbanding dengan karya yang ber-skill tinggi, untuk itulah saya menyampaikan harapan besar kepada Konferensi Provinsi ini,” ujar Farhan dalam sambutannya. Rabu (12/8/2026).

Ia menegaskan, peningkatan kualitas pers tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kemampuan jurnalis harus terus diasah melalui pendalaman prinsip dasar jurnalistik, peningkatan kapasitas teknis, serta pemahaman terhadap perkembangan teknologi digital.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan mengajak insan pers melakukan refleksi kritis terhadap lanskap jurnalisme masa kini. Ia menilai, perkembangan teknologi dan menjamurnya platform digital membuat pejabat maupun lembaga publik dapat berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat, tanpa lagi melewati batasan media konvensional.

Fenomena ini, menurut Farhan, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi insan pers untuk tetap relevan dan menjaga fungsi kontrol sosialnya.
“Kita harus mendalami lagi, apakah memang perlu melakukan rekonstruksi jurnalisme,” katanya.

Meskipun pers dituntut adaptif terhadap era digital dan kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Farhan mengingatkan agar wartawan tidak pernah menanggalkan prinsip dasar jurnalistik, seperti akurasi, verifikasi, independensi, dan keberimbangan.

Mengusung tema “Merawat Profesional, Menuju Pers yang Berintegritas & Bermartabat”, Konferprov PWI Jawa Barat 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru. Lebih dari itu, forum ini diproyeksikan sebagai ruang strategis untuk merumuskan masa depan industri pers di Jawa Barat.

Tantangan media saat ini semakin kompleks—mulai dari adaptasi teknologi digital, maraknya disinformasi, hingga persaingan kecepatan. Oleh karena itu, PWI Jabar diharapkan mampu melahirkan program kerja yang konkret demi menciptakan pers yang independen, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan publik. (Ir)

×
Berita Terbaru Update