![]() |
| PT Pos Indonesia (Persero) |
Bandung.Internationalmedia.id.- PT Pos Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permen Komdigi) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Layanan Pos Komersial melalui penguatan infrastruktur logistik nasional yang terintegrasi, terbuka, dan berkelanjutan.
Sebagai perusahaan logistik nasional dengan jaringan terluas di Indonesia, Pos Indonesia siap mengambil peran sebagai konsolidator jaringan logistik nasional yang menghubungkan berbagai pelaku industri melalui pemanfaatan infrastruktur bersama, integrasi teknologi, dan standardisasi layanan.
Executive Vice President Wholesale & International Business Pos Indonesia, Elan Pramudiansyah dalam keterangannya, Sabtu(11/7)mengatakan, regulasi tersebut menjadi momentum penting untuk membangun ekosistem logistik nasional yang lebih efisien dan kolaboratif.
"Pos Indonesia siap menjadi mitra konsolidasi bagi perusahaan logistik, penyedia jasa third party logistics (3PL), maupun pelaku e-commerce dalam membangun jaringan distribusi yang lebih efisien, saling terhubung, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menciptakan nilai tambah bagi seluruh pelaku ekosistem logistik nasional," ujar Elan.
Menurut dia, Permen Komdigi Nomor 8 Tahun 2025 mengamanatkan terciptanya ekosistem layanan pos komersial yang lebih efisien melalui interkoneksi antarpenyelenggara pos, perluasan cakupan layanan, standardisasi kualitas layanan, serta penerapan tarif yang sehat dan berkeadilan.
Dalam kebijakan tersebut, kolaborasi antaroperator menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan utilisasi infrastruktur sekaligus memperkuat daya saing industri logistik nasional.
Sejalan dengan semangat tersebut, Pos Indonesia menawarkan skema strategic patnership yang memungkinkan perusahaan logistik, penyedia jasa 3PL, pelaku e-commerce, hingga pemilik barang (cargo owner) memanfaatkan jaringan dan kapabilitas logistik nasional secara lebih optimal tanpa harus membangun infrastruktur baru.
Dengan lebih dari 24.000 titik layanan yang menjangkau 100 persen kabupaten dan kota serta hampir seluruh kecamatan di Indonesia, Pos Indonesia memiliki kekuatan jaringan distribusi yang didukung armada multimoda, fasilitas pergudangan, layanan last-mile delivery, hingga platform digital yang terintegrasi.
Tidak hanya melayani distribusi domestik, Pos Indonesia juga memiliki konektivitas internasional yang menjangkau 228 negara. Jaringan tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi mitra dalam mengembangkan layanan logistik, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun perdagangan lintas negara.
Untuk mendukung kebutuhan berbagai segmen industri, Pos Indonesia menghadirkan program Wholesale Alliance. Skema ini dirancang agar Strategic patnership dapat memanfaatkan jaringan distribusi, kapasitas logistik, dan teknologi Pos Indonesia secara fleksibel sesuai kebutuhan bisnis, tanpa memerlukan investasi infrastruktur yang besar.
Pos Indonesia optimistis implementasi Permen Komdigi Nomor 8 Tahun 2025 akan mampu mendorong terciptanya ekosistem logistik yang semakin efisien, kompetitif, dan inklusif, sekaligus memperkuat konektivitas distribusi barang hingga ke seluruh pelosok Indonesia.*
