![]() |
| Menteri PPPA Arifah Fauzi (3 kanan) depan dan dr Metta Agustina (3 kanan belakang), bersama saat pemberian simbolis bantuan. |
Bekasi.Internationalmedia.id-Perempuan Indonesia Tionghoa (PINTI, sayap p dari Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), bersinergi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), menggelar Baksos bagi 350 Anak di Bantar Gebang-Bekasi, Sabtu (18/7/2026).
Acara baksos yang juga dihadiri mentri KPPPA Ibu Arifah Fauzi, menyasar 350 siswa di SD Dinamika, sebuah sekolah yang menjadi episentrum harapan bagi anak-anak di kawasan Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
Baksos ini sebagai wujud komitment PINTI berdiri bersama Kementrian PPPA mengawal tumbuh kembang anak-anak Indonesia dan dalam momentum perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 ke-42, yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.
Atasi Gizi Buruk dan Stunting
Tahun 2026, adalah merupakan tahun ke-4, PINTI hadir di Bantar Gebang, Bekasi, yang merupakan kawasan memiliki tantangan lingkungannya yang kompleks. Secara konsisten PINTI mendampingi anak-anak di SD Dinamika, melalui Intervensi kesehatan yang berkelanjutan ini akhirnya membuahkan hasil yang sangat signifikan.
Berdasarkan catatan, grafik kesehatan anak-anak di wilayah tersebut tercatat terus merangkak naik setiap tahunnya. Titik balik terbesar berhasil dicapai pada tahun ini, di mana tim medis tidak lagi menemukan satu pun anak yang mengalami stunting (tengkes) maupun gizi buruk SD Dinamika.
Harapan PINTI
![]() |
| Acara baksos |
Ketua Pengurus Pusat PINTI, dr. Metta Agustina, MARS, Sp.KKLP, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kesehatan anak adalah investasi terpenting bagi kedaulatan bangsa.
“Tekad kami adalah membuka jalan bagi masa depan Indonesia yang lebih cerah. Kita tidak bisa bermimpi menjadi bangsa yang maju jika anak-anak kita tidak sehat dan cerdas. Dan hari ini kita merayakan hilangnya angka stunting di sini”. kata dr. Metta.
Lebih lanjut, dr. Metta menyampaikan “Kami berharap program baksos ini terus membawa manfaat yang luas dan mendalam bagi tumbuh kembang anak-anak Ibu dan Bapak sekalian," pungkas dr. Metta dengan penuh optimisme.
Melalui perayaan HAN ke-42 ini, kolaborasi PINTI dan Kemen PPPA di Bantar Gebang, juga mengirimkan pesan kuat ke seluruh penjuru negeri , bahwa dengan kepedulian yang konsisten, setiap anak Indonesia dari mana pun latar belakangnya, berhak dan mampu memiliki masa depan yang sehat, terlindungi, dan gemilang. (RBS)

