Notification

×

Iklan

Iklan

Koko Felix Nathanael dan Cici Regina JP Halim Terpilih Sebagai Koko Cici Jakarta 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 09:11 WIB Last Updated 2026-07-27T02:12:18Z
Titanico Lim, Koko Jakarta 2025, Abraham Rudy, Koko Jakarta 2026 Felix Nathanael, Cici Jakarta 2026 Regina JP Halim, dan Cici Jakarta 2025 usai penyerahan hadiah.

Jakarta.Internationalmedia.id. - Koko Felix Nathanael dan Cici Regina JP Halim,  dinobatkan  sebagai Koko Cici Jakarta 2026  dalam  acara malam puncak Grand Final yang diselenggarakan Ikatan Koko Cici Jakarta (IKOCI),Jumat, (247) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona-Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.

Didukung Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) baik pusat dan DKI Jakarta, acara berlangsung semarak dan antusias diikuti berbagai kalangan serta orang tua/Keluarga Finalis. 

Tampak hadir Dewan Penyantun PSMTI Abraham Rudy yang merupakan sponsor penyelenggaraan melalui Simply Wellness Indonesia, Wakil Ketua I PSMTI Martinus Johnie Sugiarto, Wakil Ketua Umum Bidang Sosial dan Lingkungan Hidup Lusy Oey, Dewan Penasehat PSMTI Jakarta Liauw SeTjang (Amung) dan sejumlah tokoh lainnya, sekaligus membuka Acara Malam Grand Final.

Dalam acara Grand Final ini,  selain penampilan spesial  Finalis Koko Cici Jakarta 2026  juga dimeriahkan oleh KOCI All Stars, Fashion Show, dan KOCI Hero: Special Harmony School,  dipandu oleh Koko Lucky dan Cici Nathania.
 
Sebelumnya,  Koko Cici Jakarta 2026 juga tampil dalam acara Talent Night by Koko Cici Jakarta 202 pada: Sabtu 18 Juli 2026 Alun-Alun Batavia PIK, Jakarta Utara.

Koko Cici Jakarta 2025, Ellen Theodora,, Sudiono Chung, Titanicko Lim, Martinus Johnnie Sugiarto, Abraham Rudy, Lusy Oey, Liauw SeTjang, Ny. Liauw SeTjang dan Chen Linniang, saat prosesi pembukaan Malam Grand Final Koko Cici Jakarta 2026.
Bertemakan ”Fortune Legalcy Jakarta”  atau memupuk warisan Budaya Jakarta, event ini menyesuaikan visi dan misi Koko Cici Jakarta, dan harapan  sejumlah generasi muda yang ingin melestarikan budaya Tionghoa dan lokal yakni Betawi.

Menurut Ketua Penyelenggara Titanicko Lim,  kedua budaya tersebut telah lama hidup berdampingan dan memperkaya identitas daerah maka dari itu harus dirawat dengan baik.

” Selain untuk melestarikan budaya Tionghoa dan Betawi mereka juga berkomitmen untuk tetap merawat dan menghidupkan kedua budaya tersebut kepada generasi muda lainnya,” kata  Titanicko Lim mengutip keterangan diterima Minggu (26/7/2026).

Lebih lanjut Titanicko Lim,  mengatakan Koko Cici Jakarta bukan hanya sekedar ajang pencarian bakat, tetapi juga menjadi  duta budaya,  duta pariwisata dan Duta sosial.

Koko Cici 2026 terpilih, juga diharapkan  dapat menyebarkan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar,  membimbing bagaimana cara mereka bisa menggunakan bahasa Mandarin dengan baik dan benar. 

Lebih lanjut, Titanicko Lim didamping Abraham Rudy dan Liau SeTjang juga menyampaikan bahwa para juri menilai finalis berdasarkan  3B + 1T (Brain, Beauty, Behavior) plus Talent. Jadi tidak hanya dinilai dari penampilan fisik saja, melainkan  gabungan dari kecerdasan,  pesona luar-dalam, dan perilaku yang baik  dan Talenta yang dimiliki.

Karenanya, para pemenang dan para finalis mampu menjadi representasi generasi muda untuk tetap memiliki semangat dan melestarikan budaya Tionghoa serta Betawi agar tidak tergerus oleh zaman. 

Ketua Umum Ikatan Koko Cici Ellen Theodora,  menyampaikan bahwa Ikatan Koko Cici Indonesia, selalu melaksanakan pemilihan di tingkat nasional.

Penyelenggaraan untuk lebih mempererat persaudaraan Koko Cici yang ada di seluruh Indonesia. Selain itu  menjadikan generasi muda memiliki peranan penting didaerah masing masing,  menyatukan visi dan misi Koko Cici sebagai duta budaya Tionghoa, duta pariwisata dan duta sosial. (RBS)

×
Berita Terbaru Update