Notification

×

Iklan

Iklan

Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Suguhkan Dinosaurus asal Tiongkok

Senin, 27 Juli 2026 | 11:25 WIB Last Updated 2026-07-27T04:25:40Z
Dato' Sri Tahir lakukan Soft Launching dengan pengguntingan pita bunga melati

Solo.Internationalmedia.id.- Tahir Solo Museum yang terletak di Jl. Ki Hajar Dewantara, Pedaringan, Kecamatan Jebres, Solo, resmi dibuka, Minggu,(26/7) setelah dilakukan Soft Launching, Sabtu (25/7/2026).

Tahir Solo Museum, merupakan museum yang menjelaskan muasal perdabadan manusia serta jendela yang menerawang jauh menuju harapan peradaban  manusia di masa depan.

Dato' Sri Tahir Founder Tahir Foundation, menyampaikan bahwa Tahir Solo Museum adalah sarana edukasi sains dan budaya bagi generasi muda, dan di gambarkannya secara benderang dengan cara yang mutakhir. Dibangun sebagai wujud balas budi dan cinta kasih kepada tanah kelahiran ibundanya di Solo.

Museum ini, dihibahkan oleh Dato’ Sri Prof. Dr. Tahir kepada Kota Solo  dan diharapkan menjadi destinasi wisata edukasi baru sekaligus pusat pembelajaran bagi Masyarakat, tidak hanya warga Solo tetapi seluruh Masyarakat Indonesia dan Wisatawan dari mancanegara.

Museum ini akan terus menghadirkan koleksi dan teknologi baru agar pengunjung selalu mendapatkan pengalaman berbeda setiap kali berkunjung. Salah satu daya tariknya adalah fosil asli yang dipinjam dari Museum Zigong Tiongkok

Dato Sri Tahir dan Walikota Solo Respati A Ardianto memperlihatkan naskah  Perjanjian Hibah Tahir Solo Museum

“Saya merasa terhormat diberi kesempatan oleh Walikota Solo dahulu Bapak Gibran Rakabuming Raka yang saat ini menjadi Wakil Preside. dan saat ini Bapak Respati Achmad Ardianto serta masyarakat Solo untuk bisa berbuat sesuatu bagi Kota Solo. Itu merupakan sebuah kehormatan bagi saya,” ujar  Dato’ Sri Tahir saat menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut, Dato Sri Tahir menjelaskan, museum ini akan terus menghadirkan koleksi dan teknologi baru agar pengunjung selalu mendapatkan pengalaman berbeda setiap kali berkunjung. Salah satu daya tariknya adalah fosil asli yang dipinjam dari Museum Zigong Tiongkok.

Jadi Aset Penting di Solo

Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto mengapresiasi hibah museum tersebut. Menurutnya, keberadaan Tahir Solo Museum menjadi berkah sekaligus menambah pilihan destinasi edukasi di Kota Solo.

“Ini merupakan berkah bagi warga Solo. Ini menjadi awal dari berkah luar biasa dari Pak Tahir untuk warga Solo dan akan menjadi pusat pendidikan yang baru,” kata Respati Ardi panggilan akrabnya.

Pemerintah Kota Surakarta juga akan segera menyusun regulasi terkait operasional museum agar dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat pendidikan, wisata, dan kebudayaan.

Dato Sri Tahir dan Walikota Solo Respati A Ardianto memperlihatkan naskah  Perjanjian Hibah Tahir Solo Museum

Museum Tebesar 

Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan RI, Prof. Dr. Agus Mulyana, juga mengapresiasi Tahir Solo Museum. Ia menyebut Museum ini terbesar di Indonesia bahkan Asia. Karenanya Kementrian kebudayaan berharap museum  berkembang menjadi pusat pelestarian sejarah, pendidikan, dan penelitian yang mampu memperkuat posisi Solo sebagai salah satu pusat kebudayaan nasional.

Prof. Agus menilai keberadaan Tahir Solo Museum merupakan pilar penting dalam memperkuat kebudayaan sebagai kekuatan utama bangsa. “Semoga museum ini membangun memori kolektif Solo sebagai pusat kebudyaaan Jawa di Indonesia. Solo jadi pusat kebudayaan yang penting, salah satu bentuknya berupa Keraton Solo,” ungkap dia.

Jembatan Lintas Budaya dan Persahabatan

Atase Kebudayaan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, Wang Siping, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Dato Sri Tahir yang menjembatani hubungan erat Tiongkok dan Indonesia melalui sejarah dan peradaban serta pertukaran budaya yang telah berjalan ratusan tahun. Dilanjutkan dengan Kerangka "Belt and Road".

Menurut Wang Siping,  Zigong, Sichuan dikenal sebagai "Kampung Halaman Dinosaurus" di Tiongkok: Tianfu Emeisaurus dewasa sepanjang 20 meter, Tianfu yang Emeisaurus muda sepanjang 6 meter, dan Taibai Huayangosaurus.

Zigong adalah harta karun dinosaurus Jurassic yang terkenal di dunia, lebih dari 180 situs fosil dinosaurus yang telah ditemukan. Museum kami adalah museum dinosaurus profesional pertama di Tiongkok, dan pada tahun 2024 terpilih sebagai salah satu dari "100 Situs Warisan Geologi Dunia".

Direktur Musium Dinosaurus Zigong Tiongkok Zeng Xiaoyun, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Republik Indonesia, Tahir Foundation dan  Pemerintah Kota Solo, atas terjalinnya persahabatan erat antar museum dan menyampaikan bahwa Zigong adalah harta karun dinosaurus Jurassic yang terkenal di dunia.

Zeng Xiaoyun juga menyampaikan bahwa Zigong Museum adalah museum dinosaurus profesional pertama di Tiongkok, dan pada tahun 2024 terpilih sebagai salah satu dari "100 Situs Warisan Geologi Dunia". dengan lebih dari 180 situs fosil dinosaurus. 

Penampilan dinosaurus dari Zigong, Sichuan Tiongkok ini sangat membanggakan, terlebih dilakukan di Tahir Museum Solo. Dimana kota Solo dikenal sebagai kota Budaya. Dan Sungai Bengawan Solo sangat dikenal di Tiongkok.

”Walau dipisahkan laut, hubungan baik Indonesia dan Tiongkok telah terjalin dengan baik. Karenanya dibidang budaya dan Museum Tiongkok siap untuk berbagi dengan Indonesia.” pungkasnya.

Dalam acara Soft Launching tersebut, Founder Tahir Foundation, Dato' Sri Tahir, didampingi  Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan Prof. Agus Mulyana, Wali Kota Solo Respati Achmad Ardianto.

Kemudian, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani,  Atase Kebudayaan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia Wang Siping dan Direktur Musium Dinosaurus Zigong Tiongkok Zeng Xiaoyun, dan perwakilan , Gaudi Unesco Museum Casa Batilo. Ms Encarna Segura Casa.(RBS).
×
Berita Terbaru Update