Notification

×

Iklan

Iklan

BINA Holiday and Back to School 2026, Diluncurkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 09:44 WIB Last Updated 2026-06-09T02:44:46Z
Prosesi peluncuran BINA Holiday & Back To School 2026, di Auditorium Kementrian Perdagangan, Jakarta

Jakarta, Internationalmedia.id.- Pemerintah bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) meluncurkan program Belanja di Indonesia Aja (BINA) untuk momen libur sekolah di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta,  Senin (8/6). 

Program belanja yang bertajuk “BINA Holiday and Back to School 2026” tersebut akan berlangsung pada 8 Juni–12 Juli 2026.  

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri mengapresiasi inisiatif dunia usaha yang secara konsisten menghadirkan program belanja nasional pada berbagai momentum penting. 

Menurutnya, program ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mendorong konsumsi domestik, memperkuat sektor perdagangan, serta menggerakkan berbagai sektor ekonomi yang terkait.  

Jajaran Pengurus dan Pendiri HIPPINDO di moment HUT ke-10.

“Selama musim liburan sekolah ini, kami optimistis program ini dapat mengakselerasi aktivitas ekonomi nasional dan menghasilkan transaksi mencapai Rp 30 triliun,” kata Wamendag Roro dalam sambutan pembuka peluncuran program ini bersamaan dengan perayaan HUT ke-10, Himpunan Peritel Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO).

Sementara itu Wamenpar Ni Luh Puspa menyatakan, program BINA Holiday and Back to School 2026 yang merupakan kolaborasi berbagai stake holder sangat relevan karena menghubungkan aktivitas berwisata dengan belanja produk-produk Indonesia. 

Menurutnya, program Belanja Kolaboratif  BINA Holiday and Back to School 2026 merupakan gerakan kolaboratif dari sektor ritel, pusat perbelanjaan, pariwisata, transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, dan UMKM. 

Program ini mendorong peningkatan aktivitas belanja dan wisata dalam negeri selama musim liburan sekolah.  

Sebelumnya Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah menyampaikan, selama sepuluh tahun terakhir, HIPPINDO berkontribusi dalam memperkuat ekonomi nasional melalui sektor ritel. “Selama sepuluh tahun, HIPPINDO ikut berkontribusi pada perekonomian nasional melalui ekosistem ritel Indonesia. 

”BINA Holiday and Back to School 2026 merupakan wujud nyata semangat kolaborasi tersebut untuk mendorong masyarakat berbelanja dan berwisata di Indonesia dengan target perputaran ekonomi mencapai Rp30 triliun,” ujar Budihardjo.

BINA sendiri merupakan program belanja yang diinisiasi HIPPINDO dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak 2024. Pada gelaran BINA sebelumnya, yaitu BINA Lebaran 2026, program ini berhasil meraih capaian transaksi sebesar Rp 54,9 triliun, melampaui target yang ditetapkan yang sebesar Rp 53,38 triliun.  

Memasuki usia satu dasawarsa, HIPPINDO menegaskan komitmennya untuk terus menjadi rumah kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan ekosistem ritel Indonesia, memperkuat kemitraan dengan UMKM, mendorong transformasi digital, serta mendukung berbagai program strategis pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, Dewan Pendiri HIPPINDO Hasan Aula menyampaikan bahwa selain meningkatkan transaksi ritel, program BINA ikut mendorong penggunaan produk dalam negeri dan memperkuat ekosistem usaha nasional. 
 
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menyampaikan bahwa siap mendukung pelaksanaan program BINA melalui berbagai kegiatan promosi dan aktivitas di pusat perbelanjaan di berbagai daerah. 

Turut hadir Menteri Pariwisata periode 2014–2019 Arief Yahya, Kepala Badan Pangan Nasional periode 2022–2025 Arief Prasetyo Adi, perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.

Dalam kesempatan merayakan satu dekade HIPPINDO ini, disampaikan pula berbagai penghargaan (Special Honorary Awards} baik kepada Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri UMKM Maman Abdurachman.

Mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Sandiaga S Uno, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Hadi dan sejumlah tokoh lainnya.(RBS).

×
Berita Terbaru Update