![]() |
| Foto:ilustrasi |
Purwakarta.Internationalmedia.id.– Upaya konfirmasi mengenai kepastian perbaikan kerusakan bangunan SDN 2 Nangawer, Kecamatan Darangdan, hingga kini belum membuahkan jawaban dari pucuk pimpinan Dinas Pendidikan. Padahal, kondisi bangunan sekolah tersebut dinilai sangat mendesak dan membutuhkan penanganan segera agar tidak membahayakan siswa.
Kepala Dinas Pendidikan, saat dihubungi melalui sambungan telepon untuk dimintai ketegasan kebijakan, menyatakan bahwa urusan tersebut merupakan ranah bidang teknis. Ia mengarahkan agar pertanyaan diajukan kepada Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras).
"Oh itu sudah ada bagian-bagiannya. Jadi sudah ke bagian ini, bagian itu. Jadi silakan bisa langsung ke sana-sana saja. Untuk bagian tersebut bisa ke sarana prasarana, Pak Heri," ujar Kepala Dinas. Senin (11/5/2026).
Padahal, sebelum upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas ini dilakukan, Kabid Sarpras Heri telah memberikan keterangan teknis terkait rencana perbaikan. Wartawan kembali mencoba menghubungi Kepala Dinas untuk menanyakan kemungkinan percepatan pembangunan tanpa harus menunggu anggaran tahun 2027, mengingat urgensi di lapangan.
Namun, saat dihubungi kembali melalui pesan singkat WhatsApp, Kepala Dinas menyatakan sedang fokus pada tugas administratif lainnya.
"Maaf Pak saya masih mengurus data siswa dan guru penerima MBG (Makan Bergizi Gratis)," tulisnya dalam pesan tersebut.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Kepala Dinas selaku pemegang kebijakan tertinggi terkait solusi cepat bagi SDN 2 Nangawer, di luar keterangan teknis yang telah disampaikan oleh bawahannya sebelumnya. (Ir)
