Notification

×

Iklan

Iklan

Komisi IV DPRD Purwakarta Minta Pembangunan Sekolah yang Rusak, Diprioritaskan

Senin, 11 Mei 2026 | 16:02 WIB Last Updated 2026-05-11T09:02:29Z
Said Ali Azmin saat diwawancarai wartawan

Purwakarta, Internationalmedia.id. – Anggota Komisi IV DPRD Purwakarta, Said Ali Azmin, menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kondisi sarana dan prasarana (sapras) pendidikan di wilayah tersebut. 

Ia mendorong agar pembenahan gedung sekolah yang tidak layak segera dijadikan skala prioritas utama demi keamanan siswa.

Dalam sebuah diskusi, Said mengungkapkan bahwa masalah kerusakan bangunan dan mebeler di Dinas Pendidikan telah menjadi sorotan utama dalam rapat dengar pendapat antara Komisi IV dan dinas terkait.

"Kami dari Komisi IV DPRD sangat konsentrasi untuk perbaikan sarana prasarana ini. Kami sudah mendengar apa yang menjadi masalah di Dinas Pendidikan terkait sapras, baik bangunannya maupun mebelernya," ujar Said Ali Azmin.

Said menambahkan bahwa laporan mengenai tingginya angka kerusakan bangunan, baik kategori rusak berat maupun sedang, telah disampaikan kepada pimpinan DPRD dan juga telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah (Pemda). 

"Harapan kami dari DPRD, pada anggaran perubahan nanti pemerintah daerah sudah menganggarkan untuk perbaikan-perbaikan itu. Jangan sampai menunggu ada bangunan yang roboh dan mencelakakan anak didik kita yang sedang proses belajar mengajar," tegasnya.

Upaya konfirmasi mengenai kepastian perbaikan kerusakan bangunan SDN 2 Nangawer, Kecamatan Darangdan, terus bergulir. Selain koordinasi di tingkat Dinas Pendidikan, dukungan untuk percepatan perbaikan juga datang dari legislatif, khususnya Komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta.

Anggota Komisi IV DPRD Purwakarta, Said Ali Azmin, menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kondisi sarana dan prasarana (sapras) pendidikan di wilayah tersebut. Dalam sebuah diskusi, Said mengungkapkan bahwa masalah kerusakan bangunan dan mebeler di Dinas Pendidikan telah menjadi sorotan utama dalam rapat dengar pendapat antara Komisi IV dan dinas terkait.

"Kami dari Komisi IV DPRD sangat konsentrasi untuk perbaikan sarana prasarana ini. Kami sudah mendengar apa yang menjadi masalah di Dinas Pendidikan terkait sapras, baik bangunannya maupun mebelernya," ujar Said Ali Azmin.

Said menambahkan bahwa laporan mengenai tingginya angka kerusakan bangunan, baik kategori rusak berat maupun sedang, telah disampaikan kepada pimpinan DPRD dan juga telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Ia mendorong agar pembenahan gedung sekolah yang tidak layak segera dijadikan skala prioritas utama demi keamanan siswa.

"Harapan kami dari DPRD, pada anggaran perubahan nanti pemerintah daerah sudah menganggarkan untuk perbaikan-perbaikan itu. Jangan sampai menunggu ada bangunan yang roboh dan mencelakakan anak didik kita yang sedang proses belajar mengajar," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini  kondisi bangunan SD Negeri 2 Nangewer di Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, mengkhawatirkan. Sekolah yang berlokasi di Jl. Haji Ahmad Dasuki, Kp. Krajan ini kini terpaksa menggunakan bambu sebagai penyangga atap guna mencegah bangunan roboh saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan mengarahkan konfirmasi teknis terkait perbaikan SDN 2 Nangawer kepada Kepala Bidang Sarpras, Heri, dengan alasan sedang fokus pada pendataan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, dengan adanya dorongan dari Komisi IV DPRD, masyarakat berharap kebijakan percepatan anggaran dapat segera terealisasi tanpa harus menunggu tahun anggaran 2027. (Ir)

×
Berita Terbaru Update