![]() |
| Pelatihan Kader Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) di Kantor Diskanak Purwakarta, Kamis(21/5) |
Purwakarta.Internationalmedia.id.– Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta resmi membentuk dan melatih kader Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) di 17 kecamatan.
Langkah ini diambil untuk mengintensifkan pengawasan kesehatan hewan kurban guna mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Hari Raya Idul Adha.
Acara pembekalan dan sosialisasi terpadu tersebut berlangsung di Kantor Diskanak Purwakarta pada Kamis (21/5/2026). Agenda ini melibatkan perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), jajaran Polres, BPBD, serta pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta.
Kepala Diskanak Kabupaten Purwakarta, Helmi Setiawan, menyatakan bahwa luasnya wilayah Purwakarta membuat dinas tidak bisa bekerja sendiri karena keterbatasan personel lapangan. Oleh karena itu, kehadiran kader Kesmavet dan pengurus DKM sangat krusial sebagai perpanjangan tangan pemerintah.
"Lapak pedagang musiman pasti banyak tersebar di 17 kecamatan menjelang hari raya, sehingga tidak mungkin semuanya kami awasi sendiri. Kami sangat berharap bapak dan ibu yang diundang sebagai kader Kesmavet bisa membantu kami di bidang ini," ujar Helmi Setiawan.
Helmi juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi gejala PMK pada hewan kurban, seperti mulut berbusa atau kondisi lemas hingga tidak bisa berdiri. "Jika melihat ciri-ciri tersebut, silakan lapor kepada kami, nanti kami akan langsung tindak lanjuti," tambahnya.
Meski pasokan hewan kurban diprediksi mencapai ribuan ekor, Helmi memastikan ketersediaan hewan kurban di Purwakarta dalam kondisi aman dan sehat berdasarkan hasil penyisiran berkala di sejumlah lapak. Selain itu, Diskanak juga menggandeng MUI untuk menjamin hewan kurban memenuhi unsur kesehatan medis sekaligus keabsahan secara syariat Islam. (Ir)
